PKB Muhaimin Serahkan Kasus Kekerasan Pada Proses Hukum
NU Online · Kamis, 21 Agustus 2008 | 01:36 WIB
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kubu Ketua Umum Dewan Tanfidz, Muhaimin Iskandar, menyerahkan kasus kekerasan pada proses pendaftaran calon anggota legislatif (caleg) di Jombang (Jawa Timur) dan Garut (Jawa Barat) pada proses hukum.
"Kami menyerahkan sepenuhnya kasus itu pada mekanisme hukum," kata Wakil Ketua Dewan Syura DPP PKB kubu Muhaimin, Lily Chadijah Wahid, di Jakarta, Rabu (20/8) kemarin.<>
Adik kandung Ketua Umum Dewan Syura KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) itu menilai aksi kekerasan bukan karakter PKB atau Nahdlatul Ulama (NU), dan ia yakin kasus di Jombang dan Garut tidak melibatkan Gus Dur.
"Saya menganggap semua tindak kekerasan itu tidak dilakukan Gus Dur, tetapi Yenny dan kawan-kawan. Gus Dur dengan kekerasan itu tidak nyambung. Gus Dur orang yang sangat antikekerasan," katanya.
Sementara, Sekretaris Jenderal PKB Lukman Edy menegaskan, pihaknya menolak segala tindakan anarkis terhadap proses politik yang dilakukan PKB di daerah. Maka, pihaknya membentuk tim khusus dari Lembaga Bantuan Hukum dan HAM PKB untuk menangani kasus tersebut.
"Kita menunjuk dua pengacara kita, Ikhsan Abdullah dan Eddy Sidabutar, untuk memberikan bantuan hukum, memproses secara hukum, baik itu berupa pengaduan pada aparat setempat atau proses pembelaan lainnya," katanya.
Lukman memastikan bahwa kasus kekerasan terkait proses pemilihan caleg di tubuh PKB hanya terjadi di Jombang dan Garut. "Di daerah lain masih cenderung stabil," kata Lukman Edy yang juga Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal itu. (ant/rif)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Bahaya Dengki terhadap Keluarga dan Tetangga
2
Berikut Daftar Wakil Rais Aam PBNU Periode 2026-2031 Beserta Bidangnya
3
Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Kepala BNPB, dan Pimpinan Badan Pengelola Gambut
4
Gus Ipul: Jangan Campuradukkan Muktamar NU dengan Persoalan Lain
5
Khutbah Jumat: Pentingnya Membantu Korban Kebakaran Hutan dan Lahan
6
Judi Online, Racun Keharmonisan Keluarga dan Kesehatan Mental
Terkini
Lihat Semua