Komisi pemberantasan Korupsi (KPK) dianggap DPR lamban mengusut kasus Century. DPR pun mengancam akan memotong anggaran KPK. Hal itu dianggap PPP sebagai bentuk intimidasi legislatif terhadap yudikatif.
"Pemotongan tersebut seolah-olah dewan menempatkan diri sebagai intimidator kepada KPK. Kalau misalnya dinilai lamban maka sebaiknya anggaran ditambah. Karena banyak tugas dari KPK yang membutuhkan dana misalnya recovery aset Bank Century, menelusuri nasabah fiktif dan sebagainya," ujar Sekretaris Fraksi PPP Rommahurmuziy di Jakarta, Rabu (17/3).<>
Karena itu Romahurmuzy menilai, DPR tidak perlu mengancam-ancam KPK seperti itu dengan masalah anggaran yang akan dipotong. "Tinggal kita suport saja dengan menambah anggaran," ucapnya.
Romi juga menyatakan, saat ini PPP menganggap belum perlu menggunakan hak menyatakan pendapat. Karena hal itu justru menyepelekan semangat dari hasil paripurna, yaitu membawa kasus ini kepada ranah hukum. (min)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 1447 H: Dari Ramadhan menuju Ketakwaan dan Kepedulian Sosial
2
Hilal Belum Penuhi Imkanur Rukyah, PBNU Harap Kemenag Konsisten pada Kriteria MABIMS
3
Kultum Ramadhan: Menghidupkan Hati di Akhir Ramadhan
4
Kultum Ramadhan: Hikmah Zakat Fitrah dalam Islam
5
Kultum Ramadhan: Memaksimalkan Doa 10 Malam Terakhir
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Sunda: Ciri Puasa nu Ditampi ku Allah
Terkini
Lihat Semua