Koalisi besar untuk parlemen di 2009-2014 yang sore tadi (1/5) dideklarasikan ternyata tidak diikuti oleh Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Kehadiran Wakil Ketua Umum PPP Chozin Chumaidi dan Ketua Fraksi PPP Lukman Hakim Syaifudin ternyata menjamin PP turut menandatangani kesepakatan bersama, partai-partai politik untuk koalisi parlemen 2009-2014.<>
Dalam lembar salinan kesepakatan yang diterima wartawan, hanya sepuluh partai politik saja yang ikut menandatangani kesepakatan. Yaitu PDIP, Partai Golkar, Partai Gerindra, Partai Hanura, PBR, PKNU, PDS, PPRN, Partai Buruh, dan PPNUI.
Ketika dikonfirmasi, Chozin mengatakan kedatangannya hanya untuk menyampaikan hasil Rapimnasus yang tidak mengamanatkan PPP untuk bergabung dalam koalisi di parlemen. "SDA diberikan mandat untuk berkoalisi dengan capres dan cawapres, bukan untuk parlemen,"terang Chozin.
Menurut Chozin, partainya sudah menjalin komunikasi intens dengan Partai Demokrat. Sampai kini status PPP masih akan menunggu hingga waktu pendaftaran capres dan cawapres.
"Prosesnya cenderung ke sana, sudah ada titik arah, namun masih menunggu sampai pendaftaran capres dan cawapres. Supaya betul-betul tidak salah pilihan," papar Chozin. (okz)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
2
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
3
Khutbah Idul Fitri Bahasa Jawa: Idul Fitri Dinten Ganjaran lan Kabingahan
4
Khutbah Bahasa Jawa: Kautaman Silaturahim lan Cara Nepung Paseduluran
5
Khutbah Idul Fitri: Saatnya Menghisab Diri dan Melanjutkan Kebaikan
6
Khutbah Idul Fitri 2026: Refleksi Makna Kembali ke Fitrah secara Utuh
Terkini
Lihat Semua