Partai Persatuan Pembangunan (PPP) mengaku masih nyaman berada dalam koalisi Presiden SBY. Menteri-menteri dari PPP juga masih terus bekerjasama dengan Presiden SBY dan Wapres Boediono. Lalu kenapa memilih mendukung pengusutan kasus Century. "Semangat dan tekad kami akan mendukung SBY-Boediono sampai 2014," ujar Sekjen PPP Irgan Chairul Mahfidz di Jakarta, Rabu (24/3).
PPP, kata Irgan, tidak khawatir dengan pernyataan-pernyataan yang mengancam keberadaan kader partainya di kabinet. Sebab, pernyataan-pernyataan itu bukan berasal dari SBY. "SBY tidak pernah membuat pernyataan yang mengancam keberadaan kami di kabinet," lanjut Irgan.<>
Irgan mempersilakan jika akan dilakukan evaluasi atas kinerja para menteri, termasuk kinerja Menag Suryadharma Ali dan Menpera Suharso Monoarfa. Menurutnya, kedua menteri dari PPP itu telah bekerja dengan baik.
Irgan membantah jika partainya dinilai tidak setia pada komitemen koalisi. Dalam kasus Bank Century, misalnya, PPP sejalan dengan pernyataan SBY agar kasus tersebut diungkap seterang-terangnya. Sikap PPP memilih opsi C--yang meminta kasus Century diusut secara hukum--juga didukung oleh konstituen partai.
"Jadi tidak ada alasan untuk mendepak kami dari kabinet," pungkas Irgan. (ful)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua