PPP: Usulan PT 5 Persen Buka Praktek Kartelisasi di Parlemen
NU Online · Kamis, 3 Juni 2010 | 11:49 WIB
Usulan kenaikan Parliamentary Threshold (PT) yang terlalu besar dinilai sangat membahayakan demokrasi. PPP mengusulkan PT untuk Pemilu 2014 mendatang cukup 3 persen saja.
"Berbahaya PT lima persen itu. Berbahaya karena akan membuka kartelisasi dan oligarki. Sebab dengan semakin sedikit parpol di parlemen menjadi tidak sehat," kata Ketua DPP PPP Lukman Hakim kepada wartawan usai memberi masukan kepada Baleg DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (3/6).
/>
Lukman menyampaikan PT saat ini yang sebesar 2,5 persen sudah sangat moderat. Lukman khawatir kenaikan PT bisa menurunkan drastis jumlah parpol yang bisa lolos ke DPR dan akhirnya bisa menganggu fungsi kontrol DPR.
"Check and balances menjadi terganggu, fungsi kedewanan menjadi tidak efektif dan efisien. Jumlah parpol terlalu sedikit tidak dinamis," protes Lukman.
Oleh karena itu, lanjut Lukman, PPP mengusulkan kenaikan PT sedikit saja. "Yang ada sekarang 2,5 persen sudah memadahi. Kalaupun dinaikkan, ya 3 persen lah," tutupnya. (ful)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Memasuki Bulan Maulid, Sudahkah Kita Meneladani Akhlak Rasulullah?
2
Para Kiai Sepuh Sampaikan Seruan Moral Jelang Muktamar Ke-35 NU, Soroti Penggalangan Dukungan Calon AHWA
3
Khutbah Jumat: Belajar Menjadi Orang yang Amanah dan Profesional dari Rasulullah
4
Kiai-Kiai Sepuh Harap Muktamar Ke-35 NU Berjalan Baik, Jujur, Adil, dan Berakhlakul Karimah
5
Khutbah Jumat: Membantu Korban Bencana, Cara Kita Mengamalkan Perintah Allah
6
Krisis Kemanusiaan di Balik Kekerasan Lembaga Pendidikan Agama
Terkini
Lihat Semua