Rais Aam PBNU: Moral Rusak Karena Korupsi
NU Online · Sabtu, 16 Juli 2011 | 03:11 WIB
Jakarta, NU Online
Moral negeri rusak karena diserbu korupsi di semua lini kehidupan berbangsa. Korupsi itu pelanggaran nilai-nilai agama, tida boleh dianggap kewajaran.
<>Demikian dikatakan Rais Aam PBNU Dr KH MA Sahal Mahfudh (76 tahun) dalam pembukaan al-Multaqos Shufi al-‘Alami di hotel Borobudur pagi tadi (16/7). Hadir dalam acara pembukaan Wakil Rais Aam PBNU KH Musthofa Bisri, Ketua Umum PBNU Dr KH Said Aqil Siroj, jajaran pemerintah, para mursyid thoriqoh dari dalam dan luar negeri.
“Pertemuan ini merupakan salah satu ikhtiar PBNU untuk menghimpun pertolangan dari para sufi agar kita keluar dari krisis moral dan nilai-nilai agama,” ujar Kiai Sahal.
Dalam kesempatan itu, Kiai Sahal menjelaskan ada kelompok Islam yang menyebarkan kebencian terhadap kelompok lain, sehingga umat Islam hari ini bercitra tidak baik.
“Islam radikal dengan memanfaatkan kebebasan media melancarkan kebencian, memvonis kelompok lain bid’ah, dan sebagainya,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama kiai yang memopulerkan fiqih sosial itu mengatakan, forum sufi diharapakan menemukan solusi yang sedang terjadi di bebeberapa negara Islam saat ini.
“Dengan isu tidak berjalannya proses demokrasi, beberapa negara Islam mengalami krisis. Kita harus mengingatkan bahwa demokrasi bukanlah tujuan. Kita katakan sekarang ini demokrasi adalah jalan yang logis untuk mengelola pikiran dan berbedaan. Tapi harus ingat, demokrasi adalah alat. Demokrasi harus bisa membuat kita damai, sejahtera, dan adil,” pungkasnya.
Penulis: Hamzah Sahal
Terpopuler
1
Ketum PBNU Respons Penetapan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas sebagai Tersangka Korupsi Kuota Haji
2
Setahun Berjalan, JPPI Nilai Program MBG Berhasil Perburuk Kualitas Pendidikan
3
Laras Faizati Tolak Replik Jaksa karena Tak Berdasar Fakta, Harap Hakim Jatuhkan Vonis Bebas
4
Gus Mus: Umat Islam Bertanggung Jawab atas Baik Buruknya Indonesia
5
Langgar Hukum Internasional, Penculikan Presiden Venezuela oleh AS Jadi Ancaman Tatanan Global
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: 5 Cekelan Utama kanggo Wong kang Amar Ma'ruf Nahi Munkar
Terkini
Lihat Semua