Rakernas Muslimat NU Bahas Nikah Siri dan Nikah Kontrak
NU Online Ā· Kamis, 21 Mei 2009 | 12:51 WIB
Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di Makasar, Sulawesi Selatan, pada 29 Mei-1 Juni nanti, salah satunya mengagendakan pembahasan masalah nikah siri. Masalah tersebut dianggap penting karena nikah sirri biasanya diikuti kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Sebagian besar korbannya adalah perempuan.
Ketua Umum PP Muslimat NU, Khofifah Indar Parawansa mengatakan hal itu kepada NU Online di Jakarta, Kamis (21/5). āMemang para ulama mengatakan itu boleh, tapi nikah siri kerap menimbulkan kekerasan,ā katanya.<>
Muslimat yang selama ini aktif menangani kasus kekerasan pada kaum perempuan, menempatkan kasus pernikahan siri itu pada salah satu bahasan utama Rakernas.
Menurutnya, di sejumlah tempat, banyak perempuan yang dinikahi siri dipaksa āmelayaniā pria. Padahal, kondisinya saat itu tak memungkinkan.
Selain nikah siri, Rakernas juga akan membahas nikah muthāah (kawin kontrak) dan aborsi. Masalah-masalah tersebut, kata Khofifah, telah dimasukkan dalam draf materi bahtsul masail dan telah siap untuk dikaji.
āMeskipun hukum nikah mutāah itu sudah jelas haram, nanti akan kita bahas kembali. Masalah aborsi juga akan kita bahas,ā ungkapnya.
Dikatakan Khofifah, tak kalah menariknya, terkait jelang Pemilu Presiden 2009, bahtsul masail Rakernas Muslimat NU juga akan membicarakan soal memilih pemimpin yang membawa kebaikan bagi umat.
Hal itu sangat penting karena tak semua pemimpin yang dihasilkan Pemilu, mau bekerja untuk rakyat. āMemilih pemimpin yang mashlahah (membawa kebaikan bagi umat) juga akan kita bahas,ā jelasnya. (rif)
Terpopuler
1
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
2
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui KurbanĀ
3
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
4
Khutbah Jumat: Meraih Pertolongan Allah dengan Membantu Sesama
5
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
6
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
Terkini
Lihat Semua