Ramadan, KPI Larang Tayangan TV Kebanci-bancian
NU Online · Senin, 1 September 2008 | 10:07 WIB
Memasuki bulan suci Ramadan, Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) memberi peringatan kepada semua stasiun televisi (TV). Mereka melarang penayangan acara yang berbau kebanci-bancian.
"KPI dan MUI memberi peringatan kepada stasiun televisi untuk tidak menayangkan tayangan kebanci-bancian. Seperti reality show, komedi dan lawakan konyol yang biasa ditayangkan itu," jelas Ketua KPI Pusat Sasa Djuarsa Sendjaja, Senin (1/9).<>
Sasa menambahkan, KPI dan MUI khawatir jika tayangan seperti itu terus dieksploitasi maka akan mempengaruhi anak-anak. "Bahkan dalam agama Islam, banci kan sebenarnya tidak boleh dan MUI telah mengeluarkan fatwa mengenai itu," ucapnya.
Jika hal ini tidak mendapat respon positif, lebih lanjut Sasa menuturkan, KPI akan menjatuhkan sanksi administratif sampai ke pencabutan izin siaran terhadap stasiun televisi tersebut.
Sebelumnya, KPI juga telah memperingatkan sejumlah program acara yang populer di masyarakat seperti program Empat Mata, Extravaganza, Lenong Betawi serta sejumlah acara lain yang tidak sesuai dengan karakter dan kondisi sosial bangsa Indonesia. (okz/mad)
Terpopuler
1
Cinta kepada NU: Lutut Soekarno dan Lutut Saya di Muktamar
2
Khutbah Jumat: Kemarau Panjang, Saatnya Muhasabah dan Ikhtiar
3
Khutbah Jumat: Sibuk Bekerja, Jangan Sampai Kehilangan Waktu dengan Keluarga
4
Khutbah Jumat: Hidup Serba Cepat, Ibadah Jangan Ikut Tergesa-gesa
5
Kemarau Diprediksi Berlangsung hingga November 2026, Ini Imbauan kepada Masyarakat
6
Khutbah Jumat: Jangan Hanya Meminta Hujan, Rawat Juga Alam
Terkini
Lihat Semua