Redam Isu Santet, Polres Gelar Pengobatan Massal
NU Online · Senin, 12 September 2011 | 07:46 WIB
Pasuruan, NU Online
Polres Pasuruan menggelar pengobatan massal gratis untuk warga dua desa, yakni Desa Jatirejo dan Wates, Kecamatan Lekok akhir pekan kemarin. Hal ini dilakukan, guna meredam isu santet yang kerapkali melanda di dua desa tersebut.<>
"Ini memang digelar untuk mengantisipasi jangan sampai terjadi jika ada warga yang sakit, kemudian dikait-kaitkan dengan santet. Kami sengaja ingin menetralisir anggapan masyarakat yang keliru itu," ujar AKP Bambang HS, Kasubag Humas Polres Pasuruan kepada wartawan.
Selain dihadiri oleh ratusan warga, acara pengobatan massal gratis yang digelar di Desa Jatirejo itu, juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh agama dan aparat muspika setempat. Dengan digelarnya bakti sosial ini, diharapkan agar masyatakat tak lagi main hakim sendiri.
"Kapolres menghimbau agar warga yang sakit segera periksakan ke puskesmas. Jangan selalu hubungkan  penyakit yang diderita dengan santet. Dan jangan pula kemudian bertindak main hakim sendiri gara-gara isu santet, karena perbuatan itu melanggar hukum" jelasnya.
Acara pengobatan gratis ini pun, cukup disambut baik oleh warga. Pasalnya, tak hanya mendapatkan berobat gratis, namun warga juga mendapatkan sajian mie usai berobat. "Giat ini akan ditindak lanjuti sampai warga benar-benar faham soal kesehatan" imbuhnya.Â
Â
Redaktur : Syaifullah AminÂ
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-DIY Tolak Politik Uang dalam Proses Muktamar NU
2
Kompensasi kepada Pemilih dengan Dalih Transportasi atau Ongkos Kerja untuk Memengaruhi Pilihan adalah Haram dan Suap
3
RAPBN 2027 Dana Pendidikan Rp240 Triliun untuk MBG, JPPI: Jangan Pelintir Putusan MK
4
Jusuf Kalla Buka Suara soal Kerusuhan di Aceh: Konflik Internal, Bukan ke Pemerintah Pusat
5
Data Terbaru Gempa M7,7 NTT: 54 Meninggal Dunia, 199 Luka-Luka, 9 Ribu Warga Mengungsi
6
Jusuf Kalla Imbau Masyarakat Aceh Jaga Kondusivitas usai Kerusuhan dan Pengibaran Bendera GAM Sabtu
Terkini
Lihat Semua