Said Agil Siradj Diusulkan Pimpin PBNU
NU Online · Selasa, 1 September 2009 | 12:00 WIB
KH Said Agil Siradj diusulkan menjadi salah satu kandidat ketua umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Sebab, figur Said Agil dinilai tepat menggantikan KH Hasyim Muzadi pada Muktamar NU di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Januari 2010.
Hal itu antara lain dikemukakan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Kalimantan Barat M Zeet Hamdy Assovie, di Pontianak, Kalbar, Senin (31/8). "Banyak kriteria yang menjadikan Said Agil Siradj tepat untuk memimpin NU ke depan," kata M Zeet.<>
Menurut dia, Said Agil Siradj yang kini juga salah satu ketua PBNU tersebut, merupakan sosok yang bersikap terbuka terhadap pihak mana pun. Sebagai doktor perbandingan agama dan tasawuf, menjadikan Said Agil Siradj terkesan moderat.
"Namun, ia bersifat lembut dan tetap dengan pakem menerapkan Ahl al-Sunnah wa al-Jama`ah`," katanya.
Ia menyebutkan, selama ini NU telah menjadi massa ke-Islaman yang kondusif. "Dari 1.114 pondok pesantren NU, tidak ada yang terlibat aksi teror," kata M Zeet Hamdy Assovie menegaskan.
Selain Said Agil Siradj, calon Ketua Umum Pengurus Besar NU yang selama ini santer disebut-sebut adalah Hasyim Muzadi, Mustofa Bisri (Gus Mus), Mohammad Nuh (Menteri Komunikasi dan Informatika), dan sebagainya.
Namun, Hasyim Muzadi juga dikabarkan menolak dicalonkan, karena ingin berkonsentrasi kepada pesantren dan keluarga. Selain Said Agil Siradj, deretan nama termasuk KH Masdar Farid Mas`udi (Ketua PBNU) dan KH Ali Maschan Moesa sekaligus mantan ketua PWNU Jatim dan sekarang menjadi anggota legislatif dari PKB untuk DPR periode mendatang. (ant/mad)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Meneladani Hidup Rasulullah di Masa Ekonomi Sulit
2
Khutbah Jumat: Sebelum Memilih dan Memutuskan, Bertanyalah kepada Allah melalui Istikharah
3
Pendaftaran Seleksi Beasiswa Al-Azhar Mesir Melalui Akun Pesantren, Berikut Panduannya
4
Khutbah Jumat: Tanda-tanda Haji Mabrur dalam Kehidupan Sosial dan Keagamaan
5
TNI-Polri Hadang Massa Aksi BEM UI yang Hendak Menuju Bundaran HI
6
Selain TNI-Polri, Komcad Juga Disiagakan saat Aksi Indonesia Bangkrut
Terkini
Lihat Semua