Sejak Semalam PWNU DIY Bantu Pengungsi
NU Online · Rabu, 27 Oktober 2010 | 08:27 WIB
Sejak semalam para aktivis Pengurus Wilayah NU (PWNU) Daerah Istimewa Yogyakarta membantu para korban letusan gunung Merapi. Dipimpin langsung oleh Dr Susetiawan (Mustasyar PWNU) dan KH Hasan Abdullah (Wakil Ketua PWNU), para aktivis turun ke barak-barak membawa kebutuhan pokok dan member dukungan moral pada para pengungsi.
Demikian dikatakan KH Mu’tashim Billah, pengasuh Pondok Pesantren Sunan Pandan Aran, Sleman, yang juga ikut turun ke barak-barak pengungsian, melalui pesawat telepon siang tadi (27/10).<>
PWNU DIY mengunjungi beberapa posko yang ada di Kelurahan Hargobinangun Kecamatan Pakem. Di Kecamatan Cangkringan, PWNU bekerja di Kelurahan Umbulharjo, SMKN Cangkringan, Kelurahan Kepuharjo dan Glagaharjo.
“PWNU sedang mengumpulkan tikar, air minum, selimut, masker, pakaiain, kebutuhan perempuan, tenda, penerangan dan lain-lain. Ini kebutuhan jangak pendek,” kata Gus Ta’shim, panggilan akrab KH Mu’tashim Billah. Dia mengatakan bahwa pengurus PWNU DIY dan para pengasuh pesantren di Sleman siap bekerja 24 jam untuk membantu para pengungsi.
“Sementara ini posko PWNU di pesantren Sunan Pandan Aran, jalan Kaliurang kilometer 10. Di samping ada yang bertugas ke barak-barak, hari ini kami sudah rapat dua kali. Rapat dihadiri oleh Kiai Susetiawan, Kiai Hasan Abdullah, Kiai Marzuki Kurdi, Kiai Jadul Maula, Kiai Masrur (pesantren Cangkringan), Pak Bambang (Laziznu DIY), Kiai Nurjamil Dimyati (PCNU Sleman), Jazilus Sakhok, Kang Nadlly (PW IPNU), Kang Badi’ (PC IPNU Sleman),” kata Gus Ta’shim yang ketika dihubungi sedang rapat. (hmz)
Terpopuler
1
Pengakuan Korban Pelecehan Gus Idris, Berkedok Syuting Konten Sumpah Pocong
2
Khutbah Jumat: Mempererat Tali Persaudaraan Menjelang Bulan Ramadhan
3
Khutbah Jumat: Menyambut Ramadhan dengan Saling Memaafkan
4
6 Puasa yang Boleh Dilakukan Setelah Nisfu Sya'ban
5
Khutbah Jumat: Menyambut Ramadhan dengan Meningkatkan Kepedulian Sosial
6
Kasus Anak SD Bunuh Diri di Ngada, Kemiskinan Jadi Faktor Risiko, Negara Diminta Hadir
Terkini
Lihat Semua