Surabaya, NU Online - SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo mendapat mandat merakit peralatan multimedia yang jumlahnya 4.100 unit. Sebanyak 250 siswa-siswi dilibatkan untuk menyelesaikan program dari Dirjen Pendidikan Menengah Kejuruan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
"Tugas ini telah berjalan, 250 siswa dengan 42 guru pembimbing kita libatkan," kata Kasek SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo, Kabupaten Malang Abdul Mujib Syadzili saat berbincang dengan detiksurabaya.com di kantornya akhir pekan lalu.
Mujib mengaku, dalam program ini hanya empat SMK yang melakoni untuk wilayah Jawa Timur, yakni SMKN 2 Kota Surabaya, SMKN 1 Madiun, SMKN 1 Situbondo dan lembaga pendidikan yang dipimpinnya.
"Ada dua perusahaan IT mempercayakan perakitan laptop, LCD, proyektor kepada kami empat SMK," aku pria akrab disapa Gus Mujib ini.<>
Hasil perakitan itu, lanjut Mujib, akan diberikan kepada seluruh sekolah di Jawa Timur sebagai penunjang peningkatan mutu pendidikan. Dua perusahaan IT itu hanya menyediakan bahan baku peralatan.
"Kami hanya diberikan bahan baku saja," sambungnya.
Setidaknya, kata Mujib, sebanyak 4.100 laptop beserta LCD, serta proyektor dipercayakan kepada lembaganya untuk dirakit dan kini telah 90 persen selesai.
Menurut dia, adanya program ini juga membantu kepercayaan perusahaan multimedia untuk merekrut siswa-siswi melaksanakan magang kerja. Hingga sampai pihaknya kebanjiran order untuk itu.
"Iya kami kebanjiran permintaan magang kerja bagi siswa-siswi kami, hingga tak bisa maksimal melayani," tutur Mujib.
Sumber : detiksurabaya
Redaktur : Emha Nabil Haroen
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua