Presiden Syria Bashar Al-Assad menyarankan agar Amerika Serikat membuka dialog dengan Hamas dan kelompok Hezbullah jika Negeri Paman Sam itu memiliki kesungguhan menciptakan perdamaian di Timur Tengah.
Menurut Assad, langkah AS yang mengecap Hamas dan Hizbullah sebagai teroris adalah kontraproduktif terhadap keinginan perdamaian di Timur Tengah.<>
"Saya kira jika Anda (AS) ingin menangani masalah, Anda tidak bisa berkata, ?Ini baik dan ini buruk. Ini penjahat dan ini demokratis. Ini hak asasi manusia dan ini bukan politik'," tutur Assad, sebagaimana dikutip AFP, Senin (4/5).
Lebih lanjut, Assad mengatakan, jika pemerintahan AS ingin mendengar pandangan Syria soal konflik Timteng, maka pihaknya bersedia menjadi perantara pembicaraan antara Washington dengan Hamas.
"Politik itu merupakan bentuk kesepakatan dengan kenyataan. Hamas memiliki pengaruh dan Anda tidak bisa mengabaikan mereka. Anda tidak akan mencapai perdamaian jika Hamas ditempatkan di luar pembicaraan," tegasnya sambil menambahkan, langkah yang sama terhadap kelompok Hizbullah, Lebanon. (okz)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
6
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
Terkini
Lihat Semua