Presiden Syria Bashar Al-Assad menyarankan agar Amerika Serikat membuka dialog dengan Hamas dan kelompok Hezbullah jika Negeri Paman Sam itu memiliki kesungguhan menciptakan perdamaian di Timur Tengah.
Menurut Assad, langkah AS yang mengecap Hamas dan Hizbullah sebagai teroris adalah kontraproduktif terhadap keinginan perdamaian di Timur Tengah.<>
"Saya kira jika Anda (AS) ingin menangani masalah, Anda tidak bisa berkata, ?Ini baik dan ini buruk. Ini penjahat dan ini demokratis. Ini hak asasi manusia dan ini bukan politik'," tutur Assad, sebagaimana dikutip AFP, Senin (4/5).
Lebih lanjut, Assad mengatakan, jika pemerintahan AS ingin mendengar pandangan Syria soal konflik Timteng, maka pihaknya bersedia menjadi perantara pembicaraan antara Washington dengan Hamas.
"Politik itu merupakan bentuk kesepakatan dengan kenyataan. Hamas memiliki pengaruh dan Anda tidak bisa mengabaikan mereka. Anda tidak akan mencapai perdamaian jika Hamas ditempatkan di luar pembicaraan," tegasnya sambil menambahkan, langkah yang sama terhadap kelompok Hizbullah, Lebanon. (okz)
Terpopuler
1
Ini Jadwal Lengkap Agenda Muktamar ke-35 NU di Tambakberas Jombang
2
KH Ma’ruf Amin: Calon Ketua Umum PBNU Harus Punya Kapasitas Manajerial dan Teknokratis
3
Data Terkini Gempa NTT: 87 Meninggal Dunia, 1.298 Luka-Luka, dan 150 Ribu Warga Mengungsi
4
Muktamar NU: Absennya Tema Besar dan Agenda Kerakyatan
5
Hukum Karnaval Menutup Jalan Umum dalam Islam, Bolehkah?
6
Gelar Istighotsah, Gus Yahya Ajak Nahdliyin Niatkan Perjalanan ke Muktamar sebagai Ibadah
Terkini
Lihat Semua