Turki Ajak Israel Lanjutkan Perundingan dengan Suriah
NU Online · Sabtu, 16 Mei 2009 | 09:09 WIB
Presiden Turki Abdullah Gul mengajak Israel untuk melanjutkan perundingan perdamaian dengan Suriah. Abdullah Gul juga menjamin Ankara bersedia melanjutkan perannya sebagai penengah antara kedua pihak yang bermusuhan itu.
"Israel hendaknya menunjukkan dengan jelas bahwa pihaknya adalah mitra," kata Gul, setelah melakukan pembicaraan dengan Presiden Suriah Bashar Al-Assad di ibukota Suriah, Jum’at (15/5).<>
Menurut Gul, Suriah telah mengatakan kesediaannya melanjutkan perundingan perdamaian yang sebelumnya sempat terhenti.
Namun Presiden Suriah Bashar Assad menyatakan tidak dapat menegtakan waktu yang tepat mengenai kelanjutan perundingan dengan Israel. Menurut Bashar, serangan Israel terhadap jalur Gaza mencegah kelanjutan perundingan yang ditengahi Turki tersebutt
"Kami tak bisa berunding mengenai tanggal (untuk melanjutkan perundingan), karena kami tak punya pasangan untuk diajak berunding," kata Bashar.
Sementara itu, Harian Israel Ha`aretz melaporkan, Perdana Menteri sayap kanan Israel Benjamin Netanyahu mengatakan kepada sekelompok wartawan Rusia pekan lalu bahwa Israel tidak akan menarik diri dari Dataran Tinggi Golan karena tempat itu bernilai militer strategis.
Sebelumnya, Israel menduduki dataran tinggi Dataran Tinggi Golan, yang bisa melihat Damaskus dan danau tersebut, waduk besar Israel, dalam perang Timur Tengah tahun 1967 dan mencaploknya pada tahun 1980-an, dalam suatu langkah yang ditolak oleh Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa. (ant)
Terpopuler
1
Diduga Tertipu Program MBG, 13 Pengasuh Pesantren Minta Pendampingan ke LBH Ansor
2
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
3
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
4
KPAI Desak Proses Hukum Tegas Kekerasan Seksual terhadap 17 Santri di Ciawi Bogor
5
Hari Buruh 2026: Prabowo Wacanakan Penurunan Potongan Aplikator Ojol hingga di Bawah 10 Persen
6
10 Tuntutan BEM SI dalam Aksi Hari Pendidikan Nasional 2026 di Jakarta
Terkini
Lihat Semua