UIN Berikan Sumbangan Besar dalam Proses Demokratisasi
NU Online · Sabtu, 20 Juni 2009 | 23:23 WIB
Universitas Islam Negeri (UIN) dan perguruan tinggi Islam lainnya bisa memberikan sumbangan yang besar dalam proses demokratisasi di Indonesia yang masih dalam tahap transisi.
”Konon demokratisasi kita masih dalam masa transisi, entah sampai kapan transisinya. Nah UIN apalagi dengan berbagai potensi alumninya baik di legislatif, eksekutif maupun akademisi bisa memberikan sumbangan yang besar dalam proses demokratisasi ini,” kata Anggota DPR RI Arif Mudatsir Mandan di sela Rakernas Ikatan Alumni Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta (Ika-Suka) di Batam, Sabtu (20/6).<>
Untuk itu pelajaran tentang politik di perguruan tinggi Islam perlu ditingkatkan, tidak hanya bersifat praktis tetapi juga substantif.
”Politik itu tidak hanya yang bersifat praktis. Politik Praktis hanya satu saja. Ada juga politik kultural atau istilah Amin Rais high politic, atau tentara menyebutnya politik kebangsaan. Nah politik kultural inilah ranah kita semua yang tidak berada di partai politik atau menjadi anggota legislatif,” kata alumni UIN Yogyakarta itu.
Menurutnya, selama ini pelajaran politik yang didapatkan oleh mahasiswa di kampus lebih lebih bersifat politik praktis. Mahasiswa disibukkan dengan perebutan kursi badan eksekutif mahasiswa (BEM) atau senat mahasiswa.
”Mestinya tidak berhenti di situ saja. Saya kira harus ditingkatkan, tidak hanya bersifat praktis, mestinya bisa lebih tinggi dari itu,” kata Arif.
Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof DR Amin Abdullah dalam kesempatan itu menyampaikan, peran perguruan tinggi Islam, terutama UIN, sangat besar dan tersebar di berbagai bidang.
“Secara sosiologis peran UIN besar, tapi kita belum mengapresiasi. Sebenarnya sangat luar biasa, baik secara kultural maupun spiritual. Nah kita sekarang mulai melihat diasporanya. Potensi kita banyak tapi belum terkoordinasi dengan baik,” katanya. (nam)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua