Warga NU Madura di Malaysia Pelopori Pendirian Pengurus Ranting
NU Online · Selasa, 17 Juni 2008 | 09:08 WIB
Warga Nahdlatul Ulama (NU) asal Madura yang tinggal di Malaysia memelopori pendirian pengurus ranting istimewa (PRI) NU di sekitar wilayah Kuala Lumpur. Kepengurusan itu didirikan di daerah Segambut Dalam (Kuala Lumpur) dan Kayu Ara Damansara (Selangor).
Hal itu merupakan tindak lanjut hasil kunjungan Ketua Pengurus Cabang NU Bangkalan, Madura, R KH Fakhrillah As-Schal, beserta rombongan ke Kantor Pengurus Cabang Istimewa NU Malaysia di Kuala Lumpur, pada 31 Mei lalu. Pada kunjungan itu juga telah ditunjuk beberapa orang sebagai panitia persiapan pembentukan kepengurusan.<>
PRI NU Segambut Dalam yang lokasinya berdekatan dengan Sekretariat PCINU Malaysia, terbentuk pada 11 Juni 2008. Munir Bin Mulot ditetapkan sebagai Rais Syuriyah dan Nuruddin bin Sulam sebagai Ketua Tanfidziyah.
Sementara, PRI NU Kayu Ara Damansara dibentuk pada 13 Juni 2008. Muhammad Thomirin dikukuhkan sebagai Rais Syuriyah dan Muhammad Roji sebagai Ketua Tanfidziyah. Segambut Dalam dan Kayu Ara Damansara tercatat sebagai PRI NU keempat dan kelima di lingkungan PCINU Malaysia.
Turut menyertai pada pembentukan itu, petinggi PCINU Malaysia, di antaranya, Ahmad Muidi Rofii (Ketua Tanfidziyah), Ihyaul Lazib, Anan Rasyidi, Muhammad Rasul, Aliyah dan De Sastra.
“Secara tidak diduga, respon dan sambutannya begitu cepat ditanggapi oleh masyarakat Madura yang ada di Segambut Dalam dan Kayu Ara Damansara,” ujar Rofii di Kuala Lumpur, Selasa (17/6), seperti dilaporkan Kontributor NU Online, Helmy Muhammad. (rif)
Terpopuler
1
Panduan Shalat Gerhana Bulan Petang Ini, Mulai Niat hingga Salam
2
Jadwal Cuti Bersama dan WFA Lebaran 2026, Total Libur Capai 16 Hari
3
Khutbah Gerhana Bulan: Tanda Kekuasaan Allah dan Kesempatan Beramal Saleh
4
Amalan-amalan yang Dianjurkan ketika Terjadi Gerhana Bulan
5
Mulai Malam Ini, Dianjurkan Baca Qunut pada Rakaat Terakhir Shalat Witir
6
Khutbah Jumat: Nuzulul Qur’an dan Spirit Membaca untuk Peradaban
Terkini
Lihat Semua