Jakarta, NU Online
Menyusun rencana usaha adalah meneladani sifat Rasulullah SAW yang berwirausaha berdasarkan sifat sidiq, tabligh, amanah, fathonah (kredibel, komunikatif, jujur dan cerdas). Warga Nahdliyin akan memiliki peluang besar jika memiliki mental kuat dalam berwira usaha.
"Selain modal moral, Nahdliyin memiliki modal sosial dan market/pasar yang sangat besar. Dan saya telah membuktikan bahwa para wirausahawan Nahdliyin memang bermental kuat," tutur Direktur UGT BMT Sidogiri, KH Mahmud A. Zain, di Jakarta, Sabtu (9/7). <>
Menurut Mahmud, kaum sarungan bisa berwirausaha dengan sukses selama mengikuti hal-hal yang dicontohkan Rasulullah SAW.
Sementara itu, pembicara lain dalam seminar di gedung PBNU ini, Ahli teknologi, Johny Wahyuadi Soedarsono dari Politeknik UI Jakarta menyampaikan, dasar pokok yang harus dimiliki seseorang untuk berwirausaha adalah mental untuk menghadapi perubahan.
Karenanya, Wahyuadi berharap, warga Nahdliyin perlu mempersiapkan mental sebaik-baiknya dalam menghadapi perubahan sebelum memasuki dunia wirausaha.
Â
Redaktur   : Syaifullah Amin
Kontributor : Aby Setyo Nugroho
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Syukur Batin dan Syukur Lahir: Mengakui Nikmat dan Menggunakannya untuk Taat
2
Khutbah Jumat: Isi Hati dengan Maaf, Bukan dengan Dendam
3
Khutbah Jumat: 2 Sikap Hidup yang Menjadi Ladang Kebaikan
4
Ketua Umum PBNU Terima PP IPNU-IPPNU, Kongres November Diminta Respons Tantangan Era AI
5
Hasil Muktamar Ke-35 NU Segera Disosialisasikan ke PWNU dan PCNU
6
Khutbah Jumat: 3 Cara Menggunakan Harta yang Baik Menurut Imam Al-Ghazali
Terkini
Lihat Semua