Mekah, NU Online
Dewan Mahkamah Agung yang diketuai Sholeh bin Muhammad Al Luhaidan mengeluarkan fatwa bahwa wukuf di Arafah jatuh pada Kamis, 20 Januari 2005 atau 9 Dzulhijjah 1425 Hijriyah. Surat Keputusan dari Dewan Mahkamah Agung Pemerintah Arab Saudi seperti dikutip El Nadwah edisi 13 Januari di Mekah, Kamis, menyebutkan isi surat itu sebagai berikut:
"Setelah memperhatikan bahwa tanggal 1 Syawal adalah hari Sabtu dan 30 Syawal hari Selasa, maka hari Rabu adalah tanggal 1 Dzulqaidah 1425 H berdasarkan penanggalan (hisab) Ummul Qura. Sedangkan untuk akhir Dzulqaidah yang jatuh pada Selasa tidak dihasilkan sebuah ru’yah yang mengindikasikan bahwa hari itu adalah awal bulan Dzulhijjah.
<>Karena itu, berdasarkan hisab dan penanggalan umul qura itu, maka tanggal 1 Dzulhijjah 1425 H jatuh pada Rabu yang bertepatan dengan 12 Januari 2005.Dengan ini Dewan menetapkan bahwa wukuf jatuh pada Kamis, 9 Dzulhijjah 1425 H atau 20 Januari, sedangkan Idul Adha jatuh pada Jumat 10 Dzulhijjah 1425 H atau 21 Januari 2005. (atr/cih)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Syukur Batin dan Syukur Lahir: Mengakui Nikmat dan Menggunakannya untuk Taat
2
Khutbah Jumat: Isi Hati dengan Maaf, Bukan dengan Dendam
3
Khutbah Jumat: 2 Sikap Hidup yang Menjadi Ladang Kebaikan
4
Ketua Umum PBNU Terima PP IPNU-IPPNU, Kongres November Diminta Respons Tantangan Era AI
5
Hasil Muktamar Ke-35 NU Segera Disosialisasikan ke PWNU dan PCNU
6
Khutbah Jumat: 3 Cara Menggunakan Harta yang Baik Menurut Imam Al-Ghazali
Terkini
Lihat Semua