Nasional

Gus Yahya: Gerakan AGUS Ikhtiar Bantu Kebutuhan Dasar Santri di Pesantren

Senin, 9 Maret 2026 | 14:30 WIB

Gus Yahya: Gerakan AGUS Ikhtiar Bantu Kebutuhan Dasar Santri di Pesantren

Gus Yahya saat sambutan dalam peluncuran Gerakan AGUS di Pondok Pesantren Al-Uswah, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Ahad (8/3/2026).

Semarang, NU Online

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf menyebut peluncuran Gerakan AGUS (Al-Qur’an dan Gizi untuk Santri) sebagai ikhtiar untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar santri di pesantren.


Hal itu disampaikan Gus Yahya saat menghadiri peluncuran program Gerakan AGUS yang digelar oleh Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU di Pondok Pesantren Al-Uswah, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah,  pada Ahad (8/3/2026).


“Program ini menjadi wujud ikhtiar untuk sekurang-kurangnya menyumbangkan bantuan, menambal apa yang dirasakan sebagai kebutuhan yang masih kita temui, khususnya di lingkungan pondok pesantren,” ujarnya.


Ia menjelaskan, selama ini RMI PBNU juga menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan kerja sama PBNU dengan pemerintah dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).


“Sudah beberapa waktu sebetulnya Rabithah Ma’ahid Islamiyah ini menjadi ujung tombak dari satu program kerja sama besar antara PBNU dengan pemerintah, yaitu dalam pelaksanaan program makan bergizi gratis,” katanya.


Gus Yahya mengatakan bahwa PBNU bersama Badan Gizi Nasional telah menyepakati kerja sama untuk membantu penyelenggaraan 1.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai daerah. Menurutnya, Gerakan AGUS menjadi salah satu langkah untuk membantu kebutuhan santri yang belum sepenuhnya tersentuh program MBG.


Ia menegaskan bahwa hal terpenting dari program tersebut adalah membangun kesadaran bersama tentang pentingnya peningkatan gizi bagi santri di lingkungan pesantren.


“Yang penting dari ini adalah membangkitkan kesadarannya bahwa kita butuh upaya yang sungguh-sungguh untuk meningkatkan gizi santri,” tambahnya.


Peluncuran Gerakan AGUS ini turut dihadiri Wakil Ketua Umum PBNU KH Amin Said Husni, Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah KH Ubaidullah Shodaqoh, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen, jajaran pengurus RMI PBNU, RMI PWNU Jawa Tengah, serta Ketua PC RMI se-Jawa Tengah. Hadir pula jajaran pengurus PCNU Kota Semarang dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat.