KH Hasyim Muzadi: Umat Islam Tak Perlu Terpengaruh Ajaran Al Farouq
Sabtu, 5 November 2005 | 07:42 WIB
Surabaya, NU Online
Ketua Umum PBNU KH Hasyim Muzadi menegaskan agar umat Islam di Indonesia tidak terpengaruh dengan ajaran kekerasan yang dikembangkan oleh Omar Al Farouq yang disebut-sebut sebagai pemimpin jaringan Al Qaedah di Asia Tenggara.
"Kita harus berjaga-jaga agar tindak kekerasan yang dibawa Al Farouq tidak terjadi di Indonesia," kata Muzadi di Malang, Jumat, saat dimintai komentar soal larinya Omar Al Farouq dari penjara militer Amerika Serikat di Bagram, Afghanistan, yang diketahui media massa Rabu (2/11).
<>Hasyim meminta para intelijen, polisi dan pemimpin Islam di Indonesia memberi pencerahan kepada umat Islam agar tidak terpengaruh dengan ajaran kekerasan yang selama ini dilakukan oleh jaringan Islam yang dikembangkan oleh Omar Al Farouq.
Tindak kekerasan yang dilakukan di suatu negara oleh Al Farouq tidak cocok diterapkan di Indonesia, karena selama ini sudah ditanamkan sikap budi luhur dan saling pengertian antar umat beragama pada umat Islam di Indonesia. "Jadi masyarkat Indonesia tidak perlu terpengaruh dengan tindak kekerasan yang dilakukan oleh Al Farouq," katanya.
Khusus untuk warga NU, katanya, selama ini telah di beri "imunitas" (pembentengan) untuk tidak melakukan kekerasan dalam menjalankan syariat agama Islam.
Selain itu, ia juga mengimbau agar pemerintah mencegah kemungkinan masuknya ajaran Islam, seperti yang dilakukan oleh Al Farouq, dan perlu memberi "imuninitas" kepada kaum muslimin Indonesia.
Muzadi yang juga pengasuh Ponpes Mahasiswa Al Hikam di Malang, Jawa Timur, itu minta pemerintah mengantisipasi kemungkinan masuknya Al Farouq melalui pintu-pintu yang berbatasan langsung dengan negara asing, seperti Thailand, Filipina dan Malaysia.(ant/mkf)