Ketua PWNU Banten: Buat Agenda Hari Santri Sentuh Masyarakat
NU Online · Ahad, 5 Oktober 2025 | 09:00 WIB
Kabupaten Bogor, NU Online Banten
Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten KH Hafis Gunawan menginstruksikan kepada jajaran Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Banten untuk menyemarakkan Hari Santri Nasional (HSN) 2025.
’’Termasuk segenap banom (badan otonom) dan lembaga NU. Kami di PW juga menyiapkan agenda. Meskipun imbauan dari PBNU (Pengurus Besar Nahdlatul Ulama), peringatan HSN diadakan secara sederhana,’’ ujarnya saat ditemui NUOB di sela-sela Tablig Akbar Maulid Nabi Muhammad saw dan Santunan Anak Yatim Piatu di Institut Nida Al Adabi Kebasyiran, Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/10/2025).
Kiai Hafis menjelaskan, meski secara sederhana, tetapi hendaknya menyentuh masyarakat. Seperti cek kesehatan, kegiatan sosial, dzikr, dan sebagainya.
Dia mempersilakan masing-masing PCNU se-Banten berkresi dalam rangka menyemarakkan kegiatan yang diperingati setiap 22 Oktober tersebut. "Seperti di Kabupaten Tangerang, di antaranya, ada jalan santai sarung bersama bupati dan sebagainya," tambahnya.
Dia menyampaikan, di PWNU Banten, bersama lembaga-lembaga NU tingkat PW, sudah merancang sejumlah kegiatan terkait HSN.
Sementara itu, seperti diberitakan, saat mengisi tausiah Maulid Nabi, Kiai Hafis mengajak para mahasiswa dan mahasiswi untuk menjadi generasi berkarakter kuat, berilmu, dan bermanfaat bagi masyarakat. Dia mengibaratkan mahasiswa seperti botol yang berisi dan bermanfaat.
"Mahasiswa dan mahasiswi itu harus seperti botol berisi dan memberi manfaat. Botol yang kosong akan mudah menggelinding ke mana saja. Tetapi yang berisi akan tenang dan bermanfaat,” tuturnya.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua