KH Zulfa Mustofa: Hari Santri Milik Seluruh Umat Islam Indonesia
NU Online · Rabu, 24 September 2025 | 08:00 WIB
NU Online Jombang,
Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Zulfa Mustofa menegaskan bahwa Hari Santri adalah peringatan milik seluruh umat Islam Indonesia, tidak hanya menjurus pada satu kelompok tertentu saja.
Hal tersebut ia sampaikan dalam pembukaan Ithlaq Hari Santri 2025 yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama RI, di Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, pada Senin (22/9/2025).
"Hari Santri bukan hanya milik NU, Muhammadiyah dengan 446 pesantren juga bagian dari santri. Hari Santri adalah bukti cinta bangsa kepada santri,” ujarnya.
Memaknai kata cinta, Zulfa mengutip ajaran Hadratussyekh KH Hasyim Asy'ari bahwa cinta adalah memberi, menyebut, dan menjaga. Hal ini juga dapat diterapkan dalam konsep cinta kepada Tanah Air.
"Resolusi Jihad adalah pemberian terbesar NU untuk Indonesia, mengingat NKRI lewat lagu Indonesia Raya dan Hubbul Wathon adalah bukti cinta, dan menjaga NKRI berarti menjaga apa yang dicintai,” ungkapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz menegaskan bahwa Hari Santri tidak hanya sekadar peringatan, tetapi menjadi momentum untuk mengingat kembali jasa para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
“Baru 10 tahun ini kita bisa menikmati Hari Santri ini, sehingga bisa memotivasi kita, bagaimana bangsa yang tenang ini mampu bangkit dengan semangat jihad fi sabilillah. Hari Santri adalah salah satu peran penting bagi bangsa ini, yang dilandasi niat mencari ridha Allah,” tuturnya.
Selengkapnya klik di sini.
Terpopuler
1
Dua Doa Khusus untuk Malam Nisfu Sya'ban Lengkap dengan Latin dan Artinya
2
Hukum Puasa pada Hari Nisfu Syaban
3
Nisfu Sya'ban: Malam Pengampunan Segala Dosa, Kecuali 4 Hal
4
Jadwal Puasa Sunnah Selama Februari 2026
5
Sejumlah Amalan yang Bisa Dilakukan di Malam Nisfu Sya'ban
6
Sunnah Puasa Ayyamul Bidh Sya'ban 1447 H hingga Lusa
Terkini
Lihat Semua