3.000 Santri Ikuti Kegiatan Pospeda di Jombang
NU Online · Senin, 24 September 2012 | 12:23 WIB
Jombang, NU Online
Sebanyak 3.000 santri mengikuti kegiatan Pekan Olahraga dan Seni Antarpondok Pesantren (Pospeda) se-Jawa Timur ke-V 2012 di Kabupaten Jombang.<>
Kepala Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan (Kadispora) Jatim, Sugeng Riyono, Sabtu mengemukakan kegiatan ini memang sengaja dilakukan. Kegiatan ini melibatkan para santri dari pondok pesantren, guna memunculkan potensi para santri.
"Kegiatan ini sebagai upaya kami untuk persiapan kontingen pada Pospenas (Pekan Olahraga dan Seni Antarpondok Pesantren Tingkat Nasional) 2013 mendatang. Kami melibatkan para santri dari seluruh Jawa Timur," katanya mengungkapkan.
Ia mengatakan, dalam acara ini merupakan acuan dan sebagai tolak ukur atlet yang juga para santri ini. Mereka tentunya mempunyai kelebihan di bidang olahraga maupun seni, dan itu sangat membantu. Mereka bisa menunjukkan kemampuan mereka dan mengasahnya lebih baik.
Pihaknya mengungkapkan, acara ini diikuti sekitar 3.000 santri pondok pesantren di Jawa Timur. Mereka akan bertanding pada 12 cabang olahraga. Beberapa cabang olahraga itu di antaranya sepak bola, bulutangkis, atletik, dan sejumlah kegiatan olahraga lain, sementara untuk yang seni di antaranya lomba menulis kaligrafi, pidato tiga bahasa, sampai kasidah.
Kegiatan olahraga itu akan berlangsung sekitar lima hari, mulai 22-27 September mendatang. Kegiatan Pospeda sebelumnya berlangsung di Kota Blitar. Kegiatan ini juga melibatkan para wasit yang sudah terampil dan berkualitas.
Kegiatan itu selain dihadiri para santri yang akan ikut bertanding serta pendamping mereka, juga sejumlah pejabat dari Kabupaten Jombang. Selain itu, sejumlah pejabat dari provinsi juga hadir, termasuk mantan Gubernur Jawa Timur sekaligus mantan Ketua KONI Jatim Imam Utomo. Hadir juga, Wakil Gubernur Jatim, Saifullah Yusuf.
Zainal Arifin, salah seorang pembina dari Pondok Pesantren Al Ihya Ulumuddin dari Kabupaten Banyuwani mengatakan dalam kegiatan Pospeda ke-V 2012 ini, pihaknya membawa 113 santri. Mereka akan mengikuti seluruh cabang olahraga yang dipertandingkan dalam lomba tahun ini.
Untuk tempat tinggal, ia mengatakan akan menginap di Denanyar, Jombang. Ia dengan pembina lainnya sudah silaturahmi dan sudah membicarakan rencana menginap di pondok tersebut.
"Kami sebenarnya sudah ditawari lokasi menginap oleh panitia, tapi, kami akan menginap di Denanyar," kata pelatih olahraga catur ini.
Pihaknya juga meminta kepada seluruh anak asuhnya untuk maksimal dalam mengikuti kegiatan ini dan tanpa beban. Dengan itu, mereka dipastikan akan bertanding dengan santai.
Redaktur: Mukafi Niam
Sumber : Antara
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Jangan Putus Asa Mencari Rezeki Halal Saat Ekonomi Sulit
2
Khutbah Jumat: Bahaya Dengki terhadap Keluarga dan Tetangga
3
Berikut Daftar Wakil Rais Aam PBNU Periode 2026-2031 Beserta Bidangnya
4
Prabowo Lantik Empat Wakil Menteri, Kepala BNPB, dan Pimpinan Badan Pengelola Gambut
5
Gus Ipul: Jangan Campuradukkan Muktamar NU dengan Persoalan Lain
6
Khutbah Jumat: Pentingnya Membantu Korban Kebakaran Hutan dan Lahan
Terkini
Lihat Semua