5 Fatayat Bersikukuh Gabung Diklat Banser Pringsewu
NU Online · Sabtu, 30 Juli 2016 | 05:22 WIB
Pringsewu, NU Online
Ada yang lain pada Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) Ansor dan Pendidikan Latihan Dasar (Diklat) Banser Angkatan III 2016 yang digelar Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pringsewu.
Lima anggota Fatayat Serbaguna (Fatser) Kabupaten Pringsewu bersikukuh untuk bergabung pada kegiatan tersebut. Fatser memiliki tugas seperti Banser. Fatser adalah sayap organisasi dari Badan Otonom Fatayat yang merupakan organisasi pemudi di Nahdlatul Ulama.
Menurut Ketua GP Ansor Kabupaten Pringsewu Muhammad Sofyan, kelima anggota Fatser ini pada awalnya tidak diterima pada kegiatan ini. Namun karena kelima pemudi dari Desa Parerejo tersebut bersikukuh bergabung maka panitia tidak berkuasa menolak.
"Mereka ini pada tahun kemarin juga sudah pernah mendaftarkan diri, namun panitia menolak karena belum siap untuk menyiapkan akomodasi. Namun tahun ini kita akomodir karena tempat menginap memungkinkan bagi mereka," jelasnya, Jumat (30/7).
Hal ini menurutnya karena Lokasi kegiatan tersebut dilaksanakan di Kompleks Pondok Pesantren Miftahul Huda Ambarawa sehingga penginapan bagi para Fatser ini ditempatkan di pondok puteri.
Sofyan berharap dari lima kader Fatser yang ikut Diklat yang dilaksanakan selama 3 hari dari 29-31 Juli 2016 ini akan menjadi pioner kader-kader Fatser di Kabupaten Pringsewu khususnya dan di Provinsi Lampung pada umumnya.
"Kepengurusan dan Anggota Fatser belum terbentuk baik di Kabupaten Pringsewu maupun di Provinsi Lampung. Di Kabupaten Pringsewu pertama kalinya muncul kader Fatser dan mudah-mudahan ini menjadi penyemangat di kabupaten lain dan di Provinsi Lampung untuk membentuk Fatayat Serbaguna," katanya. (Muhammad Faizin/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PBNU Terima Kasih kepada Ploso, Minta Doa Kiai Huda untuk Munas-Konbes 2026
2
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Gubernur BI Siapkan Dua Langkah Penguatan
3
Imbas Rupiah Melemah, Menkeu Sebut Pedagang Tahu dan Tempe Mulai Tertekan
4
Kasus Suap Izin Tinggal WNA, Citra Indonesia Tercoreng di Mata Dunia
5
NU Abad Kedua: Masihkah Kita Berani Berpikir Melampaui Diri Sendiri?
6
Kiai Azaim Harap Kekerasan di Pesantren Masuk Materi Munas-Konbes hingga Muktamar ke-35 NU
Terkini
Lihat Semua