Purbalingga, NU Online
Anggota Banser (Barisan Ansor Serba Guna) Kecamatan Mrebet Kabupaten Purbalingga yang berjumlah sekitar 700 anggota mengikuti pendidikan dan latihan (diklat) Ahlussunnah Wal Jamaah (Aswaja). Diklat yang dibuka di Lapangan Desa Cipaku, Kecamatan Mrebet itu dilaksanakan selama 3 hari, Jumat-Ahad (27-29/9).<>
Ketua Panitia Diklat Rokhis mengatakan, kegiatan dilaksanakan di beberapa desa di Kecamatan Mrebet, yakni Desa Cipaku dan sekitarnya. Hal ini bertujuan untuk mendekatkan anggota Banser dengan masyarakat pedesaaan.
"Pemantapan kader Banser dalam hal pemahaman Ahlussunnah Wal Jamaah di kalangan warga Nahdhiyin sangat penting. Kader diharapkan tidak hanya tahu tentang apa itu Aswaja melainkan juga menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari,'' kata Rokhis dalam rilisnya kepada NU Online.
Kader Banser, tambahnya, harus bisa mengabdikan diri ke lingkungan sekitar tempat tinggalnya. Karena Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin, menjadi rahmat bagi alam sekitar. Sehingga beragama itu tidak untuk diri sendiri namun ada kesalehan sosial.
“Adapun untuk materi yang diberikan selama diklat banyak. Antara lain, ke-NU-an, kebanseran, aswaja, peraturan baris berbaris, tertib lalu lintas. Pengisi materi juga melibatkan instansi lain, seperti Polres Purbalingga dan Kodim 0702,'' pungkasnya. (Ahmad Rosyidi/Anam)
Terpopuler
1
Timnas Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026 usai Kalahkan Thailand Lewat Adu Penalti
2
Sembilan Hakim MK Diadukan ke MKMK karena Tunjukkan Ijazah Gibran ke Pemohon
3
Kemenag Buka Pelatihan Ekoteologi 2026, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftarannya
4
Kemenag Buka Lima Program Non-Degree 2026, Pendaftaran 5-12 Oktober
5
Nyai Hj Machfudhoh Aly Ubaid, Pelita Keteladanan Sang Bu Nyai, Ahli Riyadhah, dan Politisi
6
UU Satu Data Indonesia Disahkan, Transfer Data ke Luar Negeri Wajib Persetujuan DPR
Terkini
Lihat Semua