Dilantik, Ansor Purbalingga Fokus Empat Program
NU Online · Senin, 10 September 2018 | 16:45 WIB
Purbalingga, NU Online
Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah masa khidmat 2018 hingga 2022 resmi dilantik. Kegiatan dilaksanakan di Pendopo Dipokusumo Purbalingga, Jawa Tengah, Ahad (9/9).
Aunulloh Aíla Al Habib dari PP GP Ansor menjelaskan, Ansor adalah gerakan perjuangan yang bergerak di semua lini dengan mekanisme yang telah diwariskan para pendahulu bangsa. “Ansor berjuang mengedepankan harmoni bangsa dengan fokus menjaga keutuhan NKRI,” kata Gus Aun, sapaan akrabnya.
Untuk mewujudkan cita-cita itu, kerukunan menjadi modal utama untuk kepengurusan baru. “Karena membangun sebuah lembaga ibarat membangun rumah, dan semua elemen harus saling mendukung, saling menguatkan, baik dari fondasi, saka guru, sampai dengan atap," jelasnya.
Dyah Hayuning Pratiwi selaku Plt Bupati Purbalingga meminta Ansor menjadi contoh dan memiliki pengaruh positif. “Juga menjadi garda terdepan menangkal segala bentuk paham radikal yang merusak ideologi dan kebinekaan bangsa,” tegasnya.
Sinergitas yang baik antara PC Ansor Purbalingga dan Pemkab Purbalingga harus terus dimantapkan untuk kemaslahatan yang lebih luas. "Khususnya dalam pembinaan umat bidang agama, sosial, dan ideologi," jelasnya,
Fokus Program Kerja
Wagino Al Manaf selaku Ketua PC GP Ansor Purbalingga menyampaikan empat program utama dalam masa kepemimpinannya, yaitu penguatan kelembagaan dari cabang hingga ranting. Juga koordinasi dan konsolidasi organisasi, penguatan Ahlussunah waljamaah, serta pemberdayaan seluruh anggota.
"Utamanya dalam mendukung terwujudnya visi Pemkab Purbalingga yaitu masyarakat yang berakhlak mulia," kata Wagiono.
Sebelum pelantikan, dilaksanakan apel Ansor Banser yang diikuti seluruh Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) dari 18 kecamatan di Purbalingga.
“Seluruh anggota Ansor Banser meneladani semangat syuhada yang berjuang dalam menegakkan NKRI,” tandas Mujiburrohman dari PP Ansor Korwil Jateng-DIY yang didaulat menjadi pembina apel. (Kifayatul Ahyar/Ibnu Nawawi)
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Khutbah Jumat: Memulai Kebaikan dari Diri Sendiri
3
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
4
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
5
Khutbah Jumat: Allah Tidak Membebani Hamba di Luar Batas Kemampuannya
6
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Terkini
Lihat Semua