Sulaiman
Kontributor
Pamekasan, NU Online
Era sekarang, dunia dalam genggaman. Siapapun dan dimanapun sudah bisa mengetahui apa yang terjadi di dunia. Namun kemajuan teknologi ini yang ditandai dengan melubernya media sosial, harus bisa dimanfaatkan dengan baik jika tidak ingin tertinggal. Sebab, dari hal yang kecil hingga besar diperdebatkan di media sosial, termasuk perang gagasan dan ideologi.
Demikian ditegaskan Wakil Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Hairul Anam saat memberikan sambutan di acara Pelantikan Pimpinan Ranting (PR) GP Ansor Desa Gro'om, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Rabu malam (5/2).
"Apabila kita tidak aktif dalam media sosial. Secara tidak langsung kita membiarkan generasi-generasi bangsa ini dicekoki paham-paham yang jauh dari nilai mencintai, merawat dan mempertahankan NKRI," jelas mantan Aktivis Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kabupaten Pamekasan tersebut.
Ia mengingatkan, kader Nahdlatul Ulama tidak boleh kalah saing dari pihak-pihak yang memiliki paham berseberangan dengan Ahlussunnah wal Jama'ah dan ingin mengganti Pancasila dengan ideologi khilafah yang mereka anggap lebih baik digunakan di Indonesia. Anam, sapaan akrabnya, berharap agar sosial media dijadikan tempat untuk menggelorakan semangat berjam'iyah.
"Kita saat ini tidak boleh kalah saing dengan mereka yang seakan-akan besar, padahal kecil. Sedangkan kita yang besar tapi terlihat kecil karena kurang memanfaatkan media sosial sebagai lahan untuk menggelorakan semangat jam'iyah An-Nahdliyah," tambahnya.
Salah satu caranya, sebut Anam, adalah dengan menviralkan setiap kegiatan yang berbasis ke-NU-an. Tidak perlu malu, apalagi takut menunjukkan identitas diri sebagai warga nahdliyin.
"Saingi pihak sebelah tanpa menyebar kejelekan mereka. Caranya, viralkan semua kegiatan yang kita lakukan. Tunjukkan kalau kita memang benar-benar besar," lanjut Anam.
Selain itu, Anam juga menegaskan pentingnya terus dijalin silaturrahim guna penguatan organisasi. Bisa dengan melakukan pertemuan rutin yang tempatnya berpindah-pindah di setiap rumah pengurus.
"Adakan kegiatan rutin yang dilaksanakan berpindah-pindah di setiap rumah pengurus. Dengan seperti itu, kemajuan organisasi akan tampak," pungkasnya.
Pewarta: Sulaiman
Editor: Aryudi AR
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua