Bondowoso, NU Online
Bulan Muharram benar-benar hidup di Kabupaten Bondowoso. Selama sepekan ini, kabupaten yang dijuluki kota tape tersebut menggelar "Festival Muharram 2014". Salah satu acara yang ditunggu-tunggu warga adalah festival drumband.
<>
Menurut ketua panaitia, Slamet, festival yang diikuti 35 grup itu digelar pada Selasa (4/11). Kegiatan tersebut merupakan satu dari sekian item rangkaian Festival Muharram 2014. "Jadi selain acara-acara yang bernuansa keagamaan, festival muharram juga diisi tema-tema umum namun islami," ujarnya.
Camat Pujer tersebut menambahkan, festival drumband kali ini diikuti oleh grup hasil seleksi panitia. Jumlah pendaftar, katanya, memang cukup banyak yang ingin berpartisiasi dalam festival. Tapi yang terpilih hanya 35 grup. "Ya kita pilih yang terbaik, karena untuk memeriahkan bulan muharram," jelasnya.
Festival draumband yang mengambil tema "Nuansa Batik Bondowoso" tersebut dimulai dari alun-alun, terus berputar mengelilingi kota dengan jarak tempuh 6 kilo meter hingga finish di alun-alun. Saat mereka melakukan defile, warga yang menonton sesalu memberikan tepuk tanganya. (Aryudi A. Razaq/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
6
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
Terkini
Lihat Semua