Solo, NU Online
Tak jauh dari keramaian pusat Kota Solo, di sebuah sudut Kampung Mangkuyudan, terdapat sebuah langgar yang bernama Langgar Barokah. Konon, langgar tersebut menjadi salah satu pusat persebaran Thoriqoh Syadziliyyah di Wilayah Solo dan sekitarnya.<>
Pada Selasa (17/9) malam, langgar tersebut tampak ramai oleh ratusan jamaah yang hadir untuk memperingati haul Imam Abi al-Hasan as-Syadzili, pendiri Thariqah Syadziliyyah. Sebagian dari mereka bahkan rela berjejalan di jalan-jalan sempit kampung.
Acara pun dimulai dengan pembacaan kitab maulid Simtuddurar, yang dipimpin Habib Ali Zainal Abidin. Habib asal Pekalongan tersebut duduk di depan bersama sejumlah tokoh thariqah, diantaranya KH Masroni, KH Adib Zain (pengurus Jatman Idarah Aliyah), Habib Rifki Al Jilani, dan KH Abdullah Sa’ad. Turut hadir pula ketua tanfidziyah PCNU Solo, Ahmad Helmy Sakdillah.
Usai pembacaan maulid, KH Zahid dari Klaten membacakan manaqib Imam Syadzili. Dalam syarah manaqib yang ditulis dalam bahasa Jawa tersebut dijelaskan boidata, silsilah, ma’rifat, kekaromahan dan beberapa hal yang berkaitan dengan pendiri Thoriqoh Syadziliyyah itu.
Di setiap pergantian kisah, jamaah membacakan nadzoman manaqib Imam Syadzili. Di sela-sela nadzoman selalu disisipi bacaan : Ya Robbana bi Abi al-Hasan Asy-Syadzili. Jabhatu auliyai tahta rijalihi. Nadhif fuadana bisyuhudi al-minnati. Min kulli dai al-qalbi bi amtsalihi.
Pada akhir acara, KH Masroni menyampaikan hikmah pada peringatan haul. Dalam ceramahnya, Murid Habib Luthfi bin Ali Yahya tersebut menyampaikan, betapa kebaikan yang kita lakukan senantiasa dihalangi dengan rintangan.
“Kebaikan yang tanpa rintangan justru perlu dipertanyakan. Karena biasanya, setan akan berbuat apa saja untuk merintangi kebaikan yang kita lakukan,” terangnya.
Pun kita mesti senantiasa berprasangka baik, ketika kebaikan yang kita lakukan disertai banyak rintangan bahkan musibah. “Bahwa semua itu adalah datang dari Allah,” lanjutnya. (Ajie Najmuddin/Anam)
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
6
Rupiah Terus Melemah, Anggota DPR Minta Gubernur BI Mundur dari Jabatan
Terkini
Lihat Semua