Pontianak, NU Online
Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Tanjungpura (Untan) Pontianak, Kalimantan Barat mengadakan Pelatihan Kader Dasar (PKD). Kegiatan yang berlangsung di Balai Pertemuan Pengurus Wilayah Nahdhatul Ulama Kalbar tersebut sebagai penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk meneruskan warisan NU.
“PMII sekarang merupakan pewaris dari NU sebagaimana PMII dicetuskan oleh kader NU, “ kata Abdul Wasi Ibrahim, Kamis (18/10).
Menurut Ketua PMII Komisariat Untan ini, di era pesat dan kecanghihan teknologi, PMII hadir sebagai wadah dan penerus generasi bangsa sebagai kader milenial. “Bahwa sebuah pergerakan harus didasari dengan ideologi yang kuat sebagaimana PMII hadir atas dasar ideologi Ahlussanah wal Jamaah dan Pancasila sebagai dasar NKRI,” ungkapnya.
Hasim Hadrawi menyampaikan dalam sambutannya, sebagai kader milenial PMII harus bisa mengembangkan semua kemampuan dan membentuk kader cerdas. “Juga terus bergerak di masing-masing rayon,” jelasnya.
Kendati demikian, yang juga perlu diingat adalah bahwa para aktivis selalu menjaga ideologi Ahlussunnah wal Jamaah dan Pancasila sebagai dasar NKRI, sebagai kader yang baik tidak hanya menjaga kemampuannya di bidang kesenian maupun keahlian lain, melainkan yang wajib dijaga, termasuk rukun Islam,” tegasnya.
Hal tersebut dilakukan agar aura ke NU bisa nampak di muka bumi ini. “Juga guna menuju keselamatan akhirat nanti,” pungkasnya. (Rokib/Ibnu Nawawi)