Ingin Berkhidmah di NU, Rekrutmen Pengelola Swalayan NU Membludak
NU Online · Selasa, 3 Maret 2020 | 16:45 WIB
Suasana proses seleksi tulis calon pengelola Swalayan NU di Sumenep, Jawa Timur. (Foto: NU Online/Sulaiman)
Sulaiman
Kontributor
Sumenep, NU Online
Ratusan orang antusias mengikuti rekrutmen karyawan Swalayan NU Gapura. Alasan mereka tertarik menjadi bagian dari swalayan yang diinisiasi pengurus MWCNU Kecamatan Gapura, Kabupaten Sumenep itu karena ingin ikut menjadi saksi geliat ekonomi warga nahdliyin.
"Bila menjadi karyawan Swalayan NU, kami akan bisa menjadi saksi perkembangan ekonomi Nahdliyin. Dengan begitu, kami juga berharap diakui santri Mbah Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama," ujar salah satu pendaftar, Fadholi saat dihubungi NU Online usai proses seleksi, Senin (2/3).
Menurutnya, berkiprah di dunia usaha milik NU merupakan salah satu bentuk berkhidmah kepada organisasi kemasyarakatan (ormas) yang memiliki basis jama'ah paling banyak di Indonesia tersebut.
"Alasan utama kami, ya untuk berkhidmah di NU. Kita tahu nilai barokah itu benar-benar. Dan bergabung di Swalayan NU ini salah satunya," tukas Fadholi.
Peserta yang lolos seleksi nantinya akan ditugaskan di Swalayan NU Dungkek dan Swalayan NU Bluto. Tercatat sebanyak 154 peserta yang mendaftar dalam masa pendaftaran satu minggu, pada tanggal 22 hingga 29 Februari 2020 lalu.
"Kami tidak menyangka pendaftar akan sebanyak ini, mencapai 154 orang. Ini membludak di luar prediksi hanya dalam kurun waktu pendaftaran seminggu yang daftar banyak. Rata-rata mereka termotivasi bergabung di Swalayan NU karena NU-nya," tegas Manajer Swalayan NU Gapura, Homaidi.
Pihaknya berharap bisa terus istikamah bergerak meningkatkan ekonomi kerakyatan, dan keberadaan Swalayan NU banyak membantu masyarakat khususnya Nahdliyin dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
"Ini bagian dari ikhtiar kami dalam meningkatkan ekonomi kerakyatan dan membantu masyarakat dalam menjangkau kebutuhan sehari-hari. Semoga bisa bermanfaat khususnya warga nahdliyin dan bisa mendirikan lebih banyak Swalayan NU di daerah lain," harapnya.
Swalayan NU juga berkomitmen menjadi bagian yang berkontribusi membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran dan mengentas kemiskinan di republik ini.
"Eksistensi NU sejauh memang sudah jelas dalam membantu pemerintah mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Doakan semoga tetap istikamah," pungkas Homaidi.
Kontributor: Sulaiman
Editor: Aryudi AR
Terpopuler
1
Sambangi PBNU, 23 PWNU Sampaikan Harapan Soal Muktamar ke-35 NU
2
Innalillahi, Pengurus Muslimat NU Kemayoran Wafat dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi
3
Stasiun Bekasi Timur Ditutup Sementara, KRL Hanya Beroperasi hingga Stasiun Bekasi
4
KA Jarak Jauh Tabrak KRL di Bekasi Timur, Gerbong Perempuan Ringsek
5
Sempat Hilang, Karyawan Kompas TV Aini Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
6
3 Orang Tewas dalam Tabrakan Kereta di Bekasi, KAI Minta Maaf Fokus Evakuasi
Terkini
Lihat Semua