Jaga Warisan Para Pendiri Bangsa untuk Indonesia Tetap Kokoh
NU Online · Ahad, 4 November 2018 | 15:30 WIB
Para pendiri bangsa telah mewariskan modal sosial yang cukup berharga bagi Indonesia, yaitu persatuan dan kerukunan. Modal ini harus dapat dipelihara dengan sungguh-sungguh agar Indonesia tetap kokoh.
Hal ini diingatkan Wakil Sekretaris PCNU Jember, Moch Eksan saat menjadi pemateri dalam sebuah acara pelatihan di Pondok Pesantren Miftahul Ulum, Desa Arjasa, Kecamatan Sukowono, Jember Jawa Timur, Sabtu (3/11).
Menurutnya, wujud Indonesia tampak utuh hingga saat ini tak lepas dari modal yang telah ditanamkan oleh para pendiri dan pejuang bangsa.
"Sekarang tugas kita selaku generasi penerus adalah menjaga warisan itu. Jangan sampai dirusak oleh oknum yang tidak cinta NKRI," jelasnya.
Mantan anggota KPUD Jember ini mengingatkan betapa Indonesia sangat kaya raya sumber daya alamnya. Sampai-sampai kekayaan tersebut membuat negara lain iri. Namun jika segenap elemen bangsa tidak bersatu dan hidup tidak rukun, maka kekayaan itu tak akan banyak memberikan manfaat.
"Marilah kita bersatu dan hidup rukun, jangan sampai kita bertengkar karena diadu oleh orang yang ingin mengambil kekayaan kita," ajaknya.
Eksan juga mewanti-wanti agar generasi muda mewaspadai adanya gerakan yang mencoba mementahkan kesepakatan para pendiri bangsa, yaitu bentuk negara kesatuan. Dengan berbagai cara, mereka terus mengotak-atik keutuhan NKRI. Salah satu caranya adalah mempropaganda masyarakat dengan sistem syariat Islam. Menurut kelompok ini, syariat Islam harus ditegakkan jika ingin damai dan sejahtera.
"Itu isu yang menyesatkan. Kenapa Islam harus diformalkan jika dengan NKRI kita bebas melaksanakan ibadah," tegasnya (Aryudi AR/Muhammad Faizin).
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Meneladani Hidup Rasulullah di Masa Ekonomi Sulit
2
Khutbah Jumat: Sebelum Memilih dan Memutuskan, Bertanyalah kepada Allah melalui Istikharah
3
Bahlil Janji BBM Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026, Pertamax Malah Melonjak Jadi Rp16.250 per Liter
4
Gus Ipul: Pembukaan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan Masih Sebatas Usulan
5
Menjaga Marwah Pemilihan Pengurus NU: Catatan dari Sowan kepada KH Afifuddin Muhajir
6
Khutbah Jumat: Tanda-tanda Haji Mabrur dalam Kehidupan Sosial dan Keagamaan
Terkini
Lihat Semua