Daerah 100 Tahun NU

Jalan Sehat Berhadiah 26 Ekor Kambing Warnai Harlah NU di Gunungkidul DIY

NU Online  ·  Ahad, 1 Februari 2026 | 10:00 WIB

Jalan Sehat Berhadiah 26 Ekor Kambing Warnai Harlah NU di Gunungkidul DIY

Pemberangkatan jalan sehat harlah 100 Tahun NU di Gunungkidul DIY, Sabtu (31/1/2026) (Foto: PCNU Gunungkidul)

Jakarta, NU Online

Warga Nahdlatul Ulama (U) atau Nahdliyin bersama masyarakat umum memeriahkan kegiatan senam dan jalan sehat dalam rangka puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) Ke-100 atau 1 Abad NU versi Masehi yang diselenggarakan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kegiatan tersebut berlangsung di Kompleks Klinik Pratama NU Gunungkidul, Wonosari, Sabtu (31/1/2026).


Jalan sehat secara resmi ditandai dengan pengibaran bendera NU oleh Katib Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hilmy Muhammad, Rais Syuriyah PCNU Gunungkidul KH Muhammad Thohari, dan Ketua PCNU Gunungkidul H Sa’ban Nuroni.

 

Koordinator Panitia, Muhammad Thonthowi, menyampaikan bahwa antusiasme peserta sangat tinggi sejak pagi hari. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembagian 500 paket sembako serta penampilan pentas seni dari berbagai lembaga dan badan otonom NU.


"Setelah jalan dan senam, ada pemeriksaan kesehatan gratis dan launching buku Sejarah NU Gunungkidul yang berisi sejarah masuknya dan pendiri NU di daerah Gunungkidul,” ujarnya kepada NU Online, Sabtu (31/1/2026).


Selain itu, panitia juga menghadirkan bazar UMKM NU yang diikuti oleh pengurus Muslimat NU, Fatayat NU, dan GP Ansor.


Menurut Thontowi, kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan perekonomian jamaah NU. “Ini untuk membangkitkan ekonomi jamaah NU, selain itu juga ada pasar murah hasil dari para petani lokal di sini,” kata Thonthowi.

 

Dia mengatakan, suasana semakin meriah saat pengundian doorprize digelar. Hadiah utama berupa 26 ekor kambing menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta.


“Makin ramai waktu doorprize kambing, ada banyak juga, 26 ekor, dilanjut ada pembagian sepeda gunung, dan hadiah lainnya,” ujarnya dengan nada riang.

 

Thonthowi juga menyampaikan pesan Ketua PCNU Gunungkidul H Sa’ban Nuroni yang menekankan bahwa momentum 1 Abad NU harus menjadi titik kebangkitan di berbagai bidang, seperti kesehatan, pendidikan, dan sosial ekonomi umat.

 

“Ketua PCNU Gunung Kidul berharap kegiatan ini menjadi sebuah momen NU kedepan, semakin maju dan berkembang, terus solidaritas,” ucapnya.

 

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa Katib Syuriyah PBNU KH Hilmy Muhammad (Gus Hilmy) mengapresiasi kegiatan tersebut karena melibatkan Nahdliyin dan masyarakat umum.

 

"Beliau senang karena kegiatan ini melibatkan semua orang, tidak hanya orang NU tapi masyarakat luas bisa ikut meramaikan Harlah NU ini, ini juga jadi momen pemberdayaan ekonomi,” ujar Thonthowi.


Sementara itu, Gus Hilmy menekankan pentingnya UMKM NU untuk adaptif terhadap perkembangan teknologi agar lebih efektif dan efisien.

 

“Penggunaan teknologi bukan pilihan, melainkan kebutuhan. Pemasaran produk-produk NU melalui jejaring platform online, dan sebagainya,” ucapnya.

 

Ia berharap peringatan satu abad NU secara Masehi dapat terus menghadirkan kebermanfaatan dalam berbagai situasi sosial.


“NU sudah berusia 100 tahun. Kita tidak hanya ingin NU hidup 100 tahun lagi, tapi hidup sampai akhir zaman. Kalau NU ingin hidup, maka harus relevan. Relevan itu artinya hadir dan melayani,” kata Gus Hilmy. 

Gabung di WhatsApp Channel NU Online untuk info dan inspirasi terbaru!
Gabung Sekarang