Pariaman,
NU Online
Kader
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) harus mampu menunjukkan jatidirinya
di kampus dimana mereka belajar. Kader PMII tentu harus aktif dalam berbagai
kegiatan kampus sehingga mampu menjadi kader pemimpin masa depan.
Ketua
Umum Pengurus Cabang PMII Kota Pariaman Masrizal mengungkapkan hal itu pada
Pelantikan Komisariat PMII Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syekh
Burhanuddin, Pariaman, Kamis (6/10/2016) di Pariaman. Pelantikan dilanjutkan dengan
Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) Angkatan ke-16. Mapaba berlangsung hingga Jumat (7/10).
Menurut
Masrizal, para aktifis PMII harus mampu berperan dalam kehidupan kampus sebagai
lembaga intelektual. Untuk itu, kader PMII harus memanfaatkan waktu dengan
sebaik-baiknya mempersiapkan diri agar memiliki kemampuan sebagai seorang
kader. Mereka yang tidak memanfaatkan waktu dengan baik, maka akan merugi dalam
hidupnya.
āOrganisasi
PMII sebagai organisasi kader diharapkan dapat menjadi implementasi
tanggungjawab mahasiswa kepada masyarakat. Melalui PMII mahasiswa mulai dilatih
untuk memiliki responsif terhadap berbagai masalah yang ada di masyarakat.
Orang yang aktif berorganisasi cenderung memiliki responsif terhadap masalah
yang terjadi di masyarakat,ā kata Masrizal menambahkan.
Sementara
itu, Mabinkom PMII STIT Syekh Burhanuddin Alva Anwar menambahkan, PMII
merupakan wadah beraktifitas mahasiswa yang berpahamkan Islam Ahlussunnah wal Jamaah. Untuk itu, kader PMII harusĀ
menjadi benteng dariĀ paham Islam
Ahlussunnah Waljamaah. Ketika serangan terhadap Ahlussunnah wal Jamaah gencar,
maka PMII harus maju ke depan membelanya.
āSelama
ini kehadiran PMII di STIT Syekh Burhanuddin Pariaman sudah dirasakan
mahasiswa. Terbukti banyak alumni STIT yang pernah aktif di PMII ketika menjadi
mahasiswa. Kini mereka sudah tersebar di berbagai profesi dan pekerjaan, baik
di Kota Pariaman, Kabupaten Padangpariaman maupun di luar Pariaman,ā kata Alva
yang juga Sekretaris PC Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Padangpariaman ini.
Pengurus yang dilantik diketuai Rio Putra, Wakil Ketua Muhfi Efendi, sekretaris Mulya Rizki, Wakil Sekretaris Tamril Kiki Putra, Bendahara Santri Sri Mulyani. Pengurus juga dilengkapi dengan departemen-departemen.(Armaidi Tanjung/Mukafi Niam)
Terpopuler
1
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
2
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
3
Khutbah Idul Adha 2026: Gotong Royong dalam Pengelolaan Kurban
4
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
5
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui KurbanĀ
6
Khutbah Idul Adha 1447 H: Kurban dan Indahnya Berbagi untuk Sesama
Terkini
Lihat Semua