Kelangkaan Bensin, SPBU di Cirebon Jadi Neraka Antrean
NU Online · Ahad, 24 Agustus 2014 | 02:29 WIB
Cirebon, NU Online
Sejak Jumat (22/8) malam, warga memenuhi area pengisian bahan bakar di banyak SPBU di Cirebon. Mereka terpaksa mengantre sekitar satu jam hanya untuk mendapatkan bahan bakar jenis premium. Mereka kesulitan mendapatkan premium akibat kelangkaan pasokan jenis premium di SPBU.
<>
Salah seorang warga Cirebon Saroji mendapatkan bensin setelah mendatangi empat SPBU yang kehabisan stok bensin. “Saya mengantre 1 jam di SPBU di kecamatan Dukupuntang. SPBU lainnya sudah kehabisan stok. Kata petugas pom, 'keterlambatan pasokan',” ujar Saroji, Sabtu (23/8) sore.
Banyak toko bensin eceran tutup. Saroji yang setiap harinya melayani jasa perbaikan barang perabotan elektronik, berharap pemerintah kabupaten dan kota Cirebon untuk secepat-cepatnya mengatasi persoalan ini.
“Ada juga toko bensin eceran yang tetap buka. Mereka menjual bahan bakar jenis pertamax dengan harga Rp. 14.000 per liter,” ujar Rohmat sambil pamit membawa jeriken menuju neraka antrean di salah satu SPBU di Cirebon, Ahad (24/8) pagi.
Rohmat merupakan pengusaha kerajinan perabot rumah tangga dengan bahan dasar kayu. Ia mengeluhkan gangguan jalan usahanya akibat kelangkaan bensin. Karena, ia mengantar produk dengan pick up-nya sendiri ke sejumlah pemesan.
Sementara Hj Maskonah yang berprofesi penjual sayur, mengeluhkan kenaikan harga jasa ojeg akibat kelangkaan bahan bakar jenis ini. “Jalanan pagi ini sepi. Orang-orang jarang keluar rumah, takut kehabisan bensin,” pungkas Hj Maskonah yang setiap hari menggunakan jasa ojeg dari pasar Jamblang, Ahad (24/8) pagi.
Berdasarkan pantauan NU Online pada Sabtu (23/8) siang, warga tampak mengantre di sejumlah SPBU yang ada di sepanjang jalan raya Pasar Jamblang hingga jalan raya Tuparev. (Alhafiz K)
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Seruan 13 Kiai Sepuh tentang AHWA Jelang Pembukaan Munas dan Konbes NU 2026
4
Rais Aam PBNU Kembali Gunakan Bahasa Arab dalam Khutbah Iftitah Munas-Konbes NU 2026
5
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
6
Sidang Pleno II Munas-Konbes, Ketum PBNU Sebut Pelatihan Kader NU Jadi Fondasi Meritokrasi
Terkini
Lihat Semua