Kiai Manarul: Pemimpin Terpilih Jangan Khianati Rakyat
NU Online · Rabu, 13 Agustus 2014 | 12:34 WIB
Subang, NU Online
Pengasuh Pesantren Al-Mahbubiyah Jakarta KH. Manarul Hidayat menyampaikan taushiyah pada Halal Bihalal PCNU Kabupaten Subang Jawa Barat di Kantor PCNU setempat pada Rabu pagi (13/8).
<>
Pada kesempatan itu, Kiai Manarul bersyukur pemilihan anggota legistif dan presiden yang dilaksanakan belum lama ini berlangsung relatif aman dan damai.
"Alhamdulillah, kita Pileg (Pemilihan Legislatif) sudah, Pilpres (Pemilihan Presiden) sudah, yang menang sudah ketahuan, yang kalah sudah ketahuan, tunggu nanti 23 Agustus, tugas rakyat sudah selesai, nanti lima tahun deui 'kituna' (pemilu)," ungkap Ketua Asbihu NU itu.
Kiai Manarul berpesan agar para elit-elit politik tidak menyakiti dan mengkhianati rakyat, karena rakyat sudah mengikuti aturan yang ditetapkan oleh pemerintah.
"Jangan khianati rakyat! rakyat sudah tunduk kepada aturan, berbondong-bondong berangkat ke TPS (Tempat Pemungutan Suara), elit-elit perbanyak 'istighfar,'" tegasnya.
Kiai Manarul mengharapkan agar suasana Idul Fitri ini bisa dijadikan sebagai momentum untuk kembali akur dan saling memaafkan, karena dosa kepada Allah Swt. bisa dimaafkan melalui istighfar, shalat, puasa dan ibadah lainnya.
Sementara, sambung dia, dosa kepada sesama manusia baru bisa dimaafkan oleh Allah Swt. ketika manusia itu sudah memaafkan. (Aiz Luthfi/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
PWNU dan PCNU Se-Yogyakarta dan Jawa Tengah Tolak Pembatasan Ahwa hingga Perubahan Kedudukan Rais Aam
2
Khutbah Jumat: Tahun Baru Hijriah, Momentum Upgrade Diri Menuju Muslim yang Lebih Baik
3
Khutbah Jumat: Spirit Muharram untuk Menghadapi Era Modern
4
95 Peserta Lolos Verifikasi Administrasi Seleksi Majelis Masyayikh, Berikut Daftarnya
5
Usulan LF PBNU Atasi Perbedaan Awal Bulan Hijriah di Tengah Kesepakatan Imkanur Rukyah
6
Khutbah Jumat Bahasa Jawa: Nguri-uri Kamulyaning Wulan Muharram
Terkini
Lihat Semua