Konferwil XVI Tetapkan Ridwan Yusuf Pimpin Ansor Sulsel 2026–2030, Usung Kedaulatan Pangan
NU Online · Rabu, 18 Februari 2026 | 01:00 WIB
Makassar, NU Online
Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor (PW GP Ansor) Sulawesi Selatan resmi menetapkan Muhammad Ridwan Yusuf sebagai Ketua periode 2026–2030.
Penetapan tersebut dilakukan dalam forum Konferensi Wilayah (Konferwil) XVI GP Ansor Sulsel yang berlangsung di Asrama Haji Sudiang, Makassar, pada 13–15 Februari 2026.
Konferwil XVI mengusung tema Digdaya Ansor menuju Kedaulatan Pangan. Tema ini menegaskan komitmen kader Ansor Sulawesi Selatan untuk memperkuat peran organisasi dalam mendukung kemandirian dan ketahanan pangan sebagai bagian dari kontribusi nyata bagi masyarakat.
Forum permusyawaratan tertinggi di tingkat wilayah tersebut diikuti oleh perwakilan pengurus cabang se-Sulawesi Selatan. Selain mengevaluasi masa khidmat kepengurusan sebelumnya, Konferwil juga menjadi ruang perumusan arah gerak organisasi untuk periode mendatang.
Dalam sambutannya, Ridwan Yusuf menyampaikan bahwa amanah kepemimpinan bukan sekadar mandat struktural, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh kader Ansor Sulsel.
“Ini adalah amanah kita bersama, olehnya mari kita rawat solidaritas dan memperkuat khidmat Ansor untuk NU, umat, dan khususnya Sulawesi Selatan,” ujarnya.
Ia menegaskan, kepemimpinan ke depan akan difokuskan pada penguatan konsolidasi internal, peningkatan kualitas kaderisasi, serta pengembangan program-program strategis yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat, khususnya di sektor pangan dan pemberdayaan ekonomi kader.
Menurutnya, GP Ansor sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama memiliki tanggung jawab moral dan organisatoris untuk terus hadir dalam menjawab tantangan zaman, termasuk isu kedaulatan pangan yang menjadi perhatian nasional.
Konferwil XVI ini diharapkan menjadi momentum memperkokoh soliditas kader Ansor Sulawesi Selatan, sekaligus mempertegas komitmen organisasi dalam menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah serta memperluas khidmat bagi umat dan bangsa.
Kontributor: Sahyul Pahmi
Terpopuler
1
Kultum Ramadhan: Keutamaan 10 Malam Terakhir dan Cara Mendapatkan Lailatul Qadar
2
Menurut Imam Ghazali, Lailatul Qadar Ramadhan 1447 H Akan Jatuh pada Malam Ke-25
3
Makna Keterpilihan Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran
4
Syed Muhammad Naquib al-Attas: Cendekiawan tanpa Telepon Genggam
5
Cendekiawan Malaysia Syed Naquib Alatas Meninggal Dunia dalam Usia 94 Tahun
6
Standar Ganda Sekutu dalam Perang Israel-AS vs Iran
Terkini
Lihat Semua