Masuki Abad Kedua, Almasthuriyah Tetap Jaga Tradisi Nahdlatul Ulama
NU Online Ā· Kamis, 26 Maret 2020 | 11:00 WIB
Direktur Perguruan Islam Al-Masthuriyah KH A. Aziz Masthuro menyampaikan, memasuki abad kedua, ia bersama keluarga KH Masthuro akan akan terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas lembaga pendidikannya, mulai pembangunan dalam berbagai bidang serta terus menebar manfaat di tengah-tengah masyarakat.
Kedua, tradisi keagamaan, adanya keseimbangan antara amalan syariāat, dengan ritualisme spiritual maupun tashawuf, sehingga bersifat moderat dan toleran terhadap tradisi keagamaan di masyarakat.Ā
Ketiga, tradisi kemasayarakatan dan budaya, sikap mengenai kemasayarakatan dan budaya dikemas dalam maqolah: memelihara tradisi lama yang baik dengan menggali inovasi baru yang lebih baik.Ā
āTerima kasih kepada semua pihak yang terus membantu pembangunan di Al-Masthuriyah hingga bisa sampai di usia 1 abad ini, dan di abad kedua kita akan terus berupaya meningkatkan dan memelihara 3 tradisi NU: keilmuan, keagamaan serta kemasyarakatan dan budaya atas dasar al-muhafadhotu āala qadimi shaalih, wal akhdi bil jadidil ashlah,ā jelasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelaksana Peringata 1 Abad Al-Masthuriyah KH Abubakar Sidik mengatakan, beragam kegiatan dilaksanakan mulai haul pendiri Al-Masthuriyah yang dirangkai dengan kegiatan Isra Miāraj Nabi Muhammad SAW 4141 H dan Munajat Bersama Cegah Penyebaran Virus Corona berlangsung 21 Maret. Ā
Sebelumnya, rangkaian kegiatan peringatan 1 abad Al-Masthuriyah berlangsung sejak 16 November 2019 hingga. Diawali dengan peluncuran peringatan 1 abad Al-Masthuriyah yang bertema āMerawat Tradisi, Merajut Inovasi dan Menata Harmoniā dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441H.Ā
Kemudian 1920 kali khataman Al-Qurāan, gebyar lomba palang merah se-wilayah 2 Bogor dan donor darah, parade 1920 mubaligh-mubalighah 14 Des 2019 s.d. 19 Maret 2020, rihlah ilmiah, pameran dan bazar, pembagian 1920 paket santunan anak yatim dan fakir miskin, pembagian 1920 bibit pohon, sajian 1920 kastrol liwet.Ā
Kemudian wisuda santri hafalan Jurumiyah, Yaqulu dan Amsilati, wisuda Hafidz Qurāan, dan haul pendiri pondok dan gurunya Habib Syeikh bin Salim Al-Athos yang dimakamkan di samping makam Almaghfurlah KH Muhammad Masthuro beserta keluarganya.Ā
āSaya ucapkan terimakasaih atas nama keuarga besar Al-Masthuriyah atas bantuan semua pihak dalam mensukseskan rangkaian kegiatan yang cukup banyak sejak Nopember 2019 dan bernuansa 1920 sesuai dengan tahun berdirinya Al-Masthuriyah, smoga menjadi amal saleh. Amiin,ā tuturnya.
Pewarta: Abdullah Alawi
Editor: Alhafiz Kurniawan
Terpopuler
1
Syuriyah PBNU Harapkan Muktamar Ke-35 Digelar di Pesantren dengan Dua Kriteria
2
Khutbah Idul Adha 2026: Menguatkan Solidaritas Melalui Semangat Berbagi
3
Khutbah Jumat: Menumbuhkan Empati dan Solidaritas Sosial Melalui KurbanĀ
4
Rapat Pleno PBNU: Munas dan Konbes Digelar 20-21 Juni 2026, Lokasi Diputuskan Menyusul
5
Khutbah Idul Adha 2026: Gotong Royong dalam Pengelolaan Kurban
6
Khutbah Jumat: Meraih Pertolongan Allah dengan Membantu Sesama
Terkini
Lihat Semua