Semarang, NU Online
Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kiai karismatik dari Wonosobo, KH Muntaha Alhafidz, meninggal dunia di Semarang, Rabu (29/12) sekitar pukul 17.00 WIB. Kiai yang berusia 93 tahun itu meninggal setelah beberapa hari
dirawat di RS Telogorejo.
Semalam, jenazah diberangkatkan dari rumah sakit menuju kediamannya di kompleks Pondok Pesantren Al-Asy'ariyyah Kalibeber, Mojotengah, Wonosobo. Tampak mengantar jenazah, Wagub Jateng Drs H Ali Mufiz MPA, Ketua PWNU Drs H Moh Adnan MA, Wakil Ketua DPRD H Abdul Kadir Karding SPi, Kakanwil Depag Drs
HM Chabib Thoha MA, dan lain-lain. Menurut rencana Kiai Muntaha akan dimakamkan hari ini (Kamis, 30/12).
Banyak cerita dan kenangan pada Mbah Mun, begitu KH Muntaha biasa disebut. Konon tak mudah bagi seseorang bisa menemuinya secara langsung dalam sebuah komunikasi yang ''nyambung''. Pengasuh Pondok Pesantren Al Asy'ariyyah itu sepanjang hidupnya banyak di-sowani orang penting. Sebut saja mantan presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), mantan pangab Wiranto, dan Siti Hardiyanti Indra Rukmana (putri mantan presiden Soeharto). Di balik kunjungan itu, banyak cerita menarik yang selama ini tak pernah mengemuka di khalayak umum. (sm/cih)
Terpopuler
1
Kultum Ramadhan: Keutamaan 10 Malam Terakhir dan Cara Mendapatkan Lailatul Qadar
2
Menurut Imam Ghazali, Lailatul Qadar Ramadhan 1447 H Akan Jatuh pada Malam Ke-25
3
Khutbah Jumat: Hikmah Zakat Fitrah, Menyucikan Jiwa dan Menyempurnakan Ibadah
4
Lafal Doa Malam LaiLatul Qadar, Lengkap dengan Latin dan Terjemah
5
Khutbah Jumat: Urgensi I’tikaf di Masjid 10 Malam Terakhir Ramadhan
6
Khutbah Jumat: Puasa, Al-Qur’an, dan 5 Ciri Orang Bertakwa
Terkini
Lihat Semua