Jepara, NU Online
Pengasuh pesantren Darut Tauhid KH A Mundziri mengimbau segenap para santri pesantren Az-Zahra untuk terus menuntut ilmu di mana pun berada. Menurutnya, masa liburan dan wisuda bukan bermakna akhir dari masa belajar.
<>
Imbauan ini disampaikan Kiai Mundziri dalam taushiyahnya pada Wisuda Purna ke-7 siswa SMP dan ke-9 SMK pesantren Az-Zahra desa Sekuro kecamatan Mlongo, Jepara, Sabtu (17/5).
Menuntut ilmu, menurutnya, tidak mengenal batas. “Sebagaimana hadits minal mahdi ilal lahdi, dari buaian hingga liang lahat. Jadi menuntut ilmu tidak ada kata selesai dan tidak ada kata libur,” kata Kiai Mundziri saat wisuda yang berbarengan dengan haflah akhirus sanah ke-9 pesantren Az-Zahra di kompleks pesantren Az-Zahra.
Menuntut ilmu diibaratkannya seperti orang makan. Perut yang tidak diisi makanan, badan menjadi lemas. Demikian pula hati. Hati yang tidak digunakan untuk kegiatan rohani akan menjadi mati.
“Sehingga menuntut ilmu itu untuk mengisi rohani,” tambahnya.
Kiai Mundziri menambahkan, besarnya pahala orang yang rajin menuntut ilmu khususnya agama, seperti pahala menunaikan ibadah haji.
Di akhir taushiyah, ia berpesan kepada wali santri untuk menyeleksi makanan halal, banyak berpuasa tirakat, dan memberikan pendidikan agama yang cukup kepada keturunan mereka. (Syaiful Mustaqim/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
6
Rupiah Terus Melemah, Anggota DPR Minta Gubernur BI Mundur dari Jabatan
Terkini
Lihat Semua