Yogyakarta, NU Online
Selepas Muktamar ke-33, adalah momentum kaum muda santri dalam membangun dan mengembangkan NU masa depan. Muktamar harus menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas diri dan motivasi utama dalam mengabdi di NU dan bangsa.
<>
Demikian ditegaskan Ketua Lajnah Ta'lif wan Nasyr Nahdlatul Ulama (LTNNU) Daerah Istimewa Yogyakarta HM. Lutfi Hamid di Kantor PWNU DIY (9/8) dalam “Diskusi dan Evaluasi Media NU di DIY”.
"Muktamar itu media belajar kaum muda. Jangan melihat pesimis atas yang terjadi di Muktamar,” katanya.
Menurut dia, perselisihan itu biasa. Bahkan ia menyebutnya dengan berkah karena mengandung pengetahuan bagi kaum muda. “Justru di sana kaum muda mendapatkan ilmu dalam memecahkan persoalan, sebagaimana sudah dicontohkan oleh Gus Mus," tegas Lutfi yang juga Kepala Kemenag Sleman.
Bagi Lutfi, perhelatan Muktamar Jombang harus menjadi motivasi kaum muda memberikan khidmah yang terbaik buat NU dan bangsa. Kiai kita sudah berjuang luar biasa, saatnya kaum muda segera berkontribusi dalam bidang apapun.
"Kita, kaum muda, harus segera bergerak, memberikan yang terbaik bagi NU. Baik dalam pendidikan, ekonomi, budaya, kesenian, media, dan lain sebagainya," pungkasnya. (Madun/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
P2G Soroti PHK Massal Guru akibat Pemangkasan Transfer Daerah untuk MBG
2
Jadwal Puasa Sunnah Selama Mei 2026
3
Pelaku Pelecehan Santriwati di Pati Sudah Dinonaktifkan
4
Siswa SD Meninggal Dunia Usai Tiru Tren Freestyle, KPAI Minta Industri Game Terapkan Kontrol Ketat Konten Berbahaya
5
Warga Geruduk Pesantren Ndholo Kusumo Pati, Tuntut Pengusutan Dugaan Pelecehan Seksual
6
PBNU Kutuk Keras Dugaan Kekerasan Seksual di Pesantren Pati
Terkini
Lihat Semua