Munajat Ramadhan GP Ansor Bersama Habiburrahman El-Shirazy
NU Online · Selasa, 16 Juli 2013 | 04:01 WIB
Semarang, NU Online
Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Genuk, Semarang, menyelenggarakan kegiatan Amalan Ramadhan yang bertajuk "Munajat Ramadhan Bersama Habiburrahman El-Shirazy", penulis novel Ayat-Ayat Cinta.<>
Habiburrahman menyampaikan tausiah ramadhan dengan tema “Mendidik Karakter Pemuda Islam dengan Ramadhan” yang bertempat di Aula Kecamatan Genuk Jl. Dongbiru Rt 3 Rw 3 Semarang, Ahad (14/7) lalu.
Para jamaah baik dari masyarakat, MWC NU, Fatayat, Muslimat dan IPNU-IPPNU dan para kiai sepuh memadati aula kecamatan meski hujan menguyur kota Semarang, namun antusias jamaah semakin bersemangat saat group shalawat melantunkan syair dan pujian shalawat yang menghiasi seisi aula.
Muhammad Sodri, Ketua GP Ansor Genuk mengatakan Kegiatan Amalan Ramadhan merupakan kegiatan rutin tahunan dan Munajat Ramadhan dengan menghadirkan Habiburrahman El-Shirazy selayaknya menjadi pemicu semangat bagi pemuda khususnya warga Genuk untuk mengambil pengalamannya karena dia terlahir di desa yang bisa melambung namanya hingga dunia.
Habiburrahman El-Shirazy menyampaikan pesan kepada para jamaah untuk kembali belajar tentang Islam dan kedirian, adakah yang salah pada umat Islam sehingga peradaban Islam semakin lama semakin tergerus. Ketika orang-orang barat di tengah malam asyik membaca, kita umat Islam enak nonton bola.
Sebagai sastrawan Habiburrahman tak lupa membacakan puisinya yang berjudul Al-Qur’an Bernyawa. “Di Jabal Nur dalam Kepasrahan hampa, tubuhnya bercahaya, Jibril mengokohkan seruanya, bacalah,” salah satu bait puisi yang patut menjadi renungan bagi kita, bahwa kita harus mampu untuk kembali dengan cara “Iqra” atau bacalah. Sebagaimana Nabi Muhammad diperintahkan untuk membaca, bukan hanya membaca buku tapi membaca kehidupan ini, tutur Habiburrahman.
Redaktur : A. Khoirul Anam
Kontributor: Lukni Maulana
Terpopuler
1
Khutbah Idul Fitri: Menjaga Fitrah Setelah Ramadhan Berlalu
2
Khutbah Jumat: Istiqamah Pasca-Ramadhan, Tanda Diterimanya Amalan
3
Muslim Arab dan Eropa Rayakan Idul Fitri 1447 H pada Hari Jumat, 20 Maret 2026
4
Khutbah Jumat: Anjuran Membaca Takbir Malam Idul Fitri
5
Khutbah Idul Fitri 2026: Makna Kemenangan dan Kembali Ke Fitrah
6
Khutbah Idul Fitri Bahasa Arab 2026: Jadilah Hamba Sejati, Bukan Hamba Musiman: Konsistensi dalam Ketaatan Setelah Ramadhan
Terkini
Lihat Semua