Bertujuan mensinergikan kerja perangkat organisasi yang meliputi lembaga, lajnah dan badan otonom,PCNU Jombang melakukan perombakan dan perampingan kepengurusan.
“NU tidak mau ada kehilangan, tidak mau program terputus proses, jika ada lembaga atau lajnah yang kurang efektif atau kurang maksimal, maka dilakukanlah penyegaran, penyesuaiaan dengan kebutuhan,” ujar sekretaris PCNU Jombang, H. Hamid Bishri pada Kamis (12/8) ditemui di kediamaannya kompleks Pondok Pesantren Darul ‘Ulum Jombang.<>
Sebagaimana diketahui berdasarkan rapat pleno pada Senin (09/08) tersebut di samping melakukan pergantian kepengurusan perangkat organisasi, PCNU Jombang juga melakukan reposisi kepengurusan harian syuriah dan tanfidziyah karena meninggal dunia. Dalam rapat pleno tersebut, lembaga, lajnah dan badan otonom masing-masing melaporkan perkembangan dan aktivitas kerja.
Di akhir acara, Ketua Tanfidziyah PCNU Jombang, Dr. KH. Isrofil Amar meminta dan mengingatkan perangkat organisasi NU teristimewa Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jombang agar berhati-hati dan selalu berkoordinasi dengan Nahdlatul Ulama apabila bekerja dengan pihak luar termasuk LSM demi menjaga maslahah ummah dan keutuhan NU. (yus)
Terpopuler
1
KH Miftachul Akhyar Resmi Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmah 2026–2031
2
Sidang Pleno Muktamar NU Sepakati Ketum PBNU Dipilih melalui AHWA
3
AHWA Tetapkan Gus Kikin sebagai Ketua Umum PBNU Masa Khidmah 2026-2031
4
Terpilih, Ini Profil 9 Anggota AHWA Muktamar Ke-35 NU
5
Gus Yahya Minta Massa Pendukung Gus Yusuf Tenang: Potensi Besar Harus Tetap Diakomodasi untuk NU
6
Profil KH Nurul Huda Djazuli Ploso, Anggota Ahwa yang Fokus Belajar dan Mengajar
Terkini
Lihat Semua