Bertujuan mensinergikan kerja perangkat organisasi yang meliputi lembaga, lajnah dan badan otonom,PCNU Jombang melakukan perombakan dan perampingan kepengurusan.
“NU tidak mau ada kehilangan, tidak mau program terputus proses, jika ada lembaga atau lajnah yang kurang efektif atau kurang maksimal, maka dilakukanlah penyegaran, penyesuaiaan dengan kebutuhan,” ujar sekretaris PCNU Jombang, H. Hamid Bishri pada Kamis (12/8) ditemui di kediamaannya kompleks Pondok Pesantren Darul ‘Ulum Jombang.<>
Sebagaimana diketahui berdasarkan rapat pleno pada Senin (09/08) tersebut di samping melakukan pergantian kepengurusan perangkat organisasi, PCNU Jombang juga melakukan reposisi kepengurusan harian syuriah dan tanfidziyah karena meninggal dunia. Dalam rapat pleno tersebut, lembaga, lajnah dan badan otonom masing-masing melaporkan perkembangan dan aktivitas kerja.
Di akhir acara, Ketua Tanfidziyah PCNU Jombang, Dr. KH. Isrofil Amar meminta dan mengingatkan perangkat organisasi NU teristimewa Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jombang agar berhati-hati dan selalu berkoordinasi dengan Nahdlatul Ulama apabila bekerja dengan pihak luar termasuk LSM demi menjaga maslahah ummah dan keutuhan NU. (yus)
Terpopuler
1
LF PBNU Umumkan 1 Dzulqadah 1447 H Jatuh pada Ahad 19 April
2
17 Kader NU Diwisuda di Al-Ahgaff, Ketua PCINU Yaman Torehkan Terobosan Filologi
3
Hukum Senang atas Wafatnya Muslim Lain karena Perbedaan Mazhab, Bolehkah?
4
Mengapa Tidur setelah Subuh Sangat Berbahaya bagi Tubuh?
5
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulqa’dah 1447 H, Berpotensi Jatuh pada 19 April
6
Bahas Konflik Iran, Ketum PBNU Lanjutkan Safari Diplomatik ke Dubes China
Terkini
Lihat Semua