Yokyakarta, NU Online
Rapat Koordinasi dan Konsultasi Tim pendirian UNU Kebumen yang berlangsung di Gedung Pemerintahan dan Pedesaan di Komplek Universitas Gajah Mada kemarin (18/11/2013.red) menerima laporan perkembangan proses pendirian Universitas NU Kabumen sampai pada tahap akhir.
<>
Rapat di dihadiri oleh 5 lokomotif NU Kebumen dipimpin oleh Prof Dr Maksum Mahfudz (Ketua PBNU) yang membahas status UNU dibawah yayasan ataukan langsung dibawah naungan PBNU. Maksum menganjurkan bahwa pendirian UNU hendaknya langsung dibawah naungan dan aset PBNU sehingga menghindari konflik kepentingan dan upaya kepemilikan pribadi
“Saya anjurkan untuk segera melakukan koordinasi dan konsultasi kepada Sekjen dan Pak Slamet Efendi Yusuf sebagai Ketua PBNU bidang pengurusan asset,” tambahnya.
Sementara itu saat ditemui ditempat yang sama, Rais Syuriyah PCNU Kebumen KH Wahib Machfud mengatakan, pendirian UNU Kebumen sangat mendesakl mengingat banyaknya calon mahasiswa NU yang menginginkan beberapa fakultas yang mereka minati, “Dan kita harus merespon ini dengan cepat.”
Lebih lanjut KH Wahib mengatakan bahwa pihaknya didesak oleh Dikti untuk segera melengkapi persyaratan administratif yang belum terpenuhi.
Hadir dalam pertemuan itu adalah ketua PCNU Kebumen, KH HM Masykur Razzaq, Khomsin dan KH Anwar Syatibi. Mereka berharap UNU segera terwujud dan mereka yakin bahwa dengan dibawah naungan NU, UNU akan maju dengan pesat karena akan mengikuti jejak langkah STAINU Kebumen yang saat ini telah mengalami perkembangan yang signifikan. (mukafi niam/akhsan ustadhi)
Terpopuler
1
Film Pesta Babi: Antara Pembangunan dan Kezaliman atas Tanah Adat
2
Kemenhaj Tetap Izinkan Jamaah Haji Bayar Dam di Tanah Air
3
200 Ribu Anak Terpapar Judol, Komdigi: Peran Tokoh Agama hingga Orang Tua Penting sebagai Benteng
4
LBH Sarbumusi Desak APH Tindak Dugaan Penyelewengan Dana MBG
5
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
6
ABK Indonesia Rentan Dieksploitasi, Pengawasan Industri Perikanan Dinilai Lemah
Terkini
Lihat Semua