Lumajang, NU Online
Penghormatan kepada KH Hasyim Asy’ari tak pernah sunyi. Itu tak lain lantaran jasa-jasanya sangat besar dalam pendirian NU dan NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Kali ini, PCNU Lumajang, Jawa Timur menggelar pembacaan yasin dan tahlilan untuk almarhum KH Hasyim Asy’ari di Lorong Musi, Gedung NU Lumajang, Sabtu malam, (11/5).
Menurut Ketua PCNU Lumajang, KH Muhammad Mas’ud, tahlilan tersebut merupakan cara utuk memelihara sanad antara PCNU Lumajang dengan pendirinya. Sehingga hubungan antara keduanya tetap nyambung.
Dikatakannya, salah satu ciri khas NU adalah menjaga sanad agar tetap terpelihara, baik dari segi perjuangan maupun amaliah Ashlussunnah awal Jamaah (Aswaja) yang dilakukan KH Hasyim Asy’ari.
“Dengan cara ini, NU menyakini barokah dari pendiri NU akan mengalir pada semua warga NU yang membesarkan jam’iyah. Harapan, warga NU bisa tetap diakui sebagai santri beliau,” tuturnya.
Ia menambahkan, KH Hasyim Asy’ari adalah sosok yang ikhlas dalam berjuang. Beliau membela bangsa dengan menggunakan (spirit) agama, dan bukan melawan negara dengan menggunakan agama.
“Beliau berjuang untuk NU dan bangsa dengan sungguh-sunguh, tanpa pamrih,” jelasnya
Kegiatan yang digelar untuk memperingati wafatnya sang pendiri NU tersebut, dihadiri oleh seluruh pengurus PCNU Lumajang, lembaga-lembaga, Badan Otonom, Muslimat NU, Fatayat Num, dan ratusan warga NU. (Aryudi AR).
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menghapus Sekat Sektarian di Tengah Umat
2
Kultum Ramadhan: Menjadi Manusia yang Bermanfaat bagi Sesama
3
Orang Wajib Zakat Fitrah Tapi Juga Boleh Menerima?
4
Perang Iran dan Israel-AS Berdampak Global, Ketua Umum PBNU Desak Perdamaian
5
Standar Ganda Sekutu dalam Perang Israel-AS vs Iran
6
Cendekiawan Malaysia Syed Naquib Alatas Meninggal Dunia dalam Usia 94 Tahun
Terkini
Lihat Semua