Jember, NU Online
Tidak lama lagi Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jember akan mendirikan sebuah koperasi, bernama Nahdlatut Tujjar. Koperasi itu diharapkan benar-benar menjadi soko guru sekaligus pemasok kebutuhan warga NU yang kebanyakan petani
Dalam sosialisasi pendirian koperasi tersebut, belum lama ini di Kantor PCNU, para peserta yang terdiri dari pengurus MWC dan sejumlah lembaga NU, nampak semangat mengikuti pemaparan dari sejumlah ahli koperasi. Di antaranya adalah Ketua LPNU Jawa Timur, Fathorrosi, Agus Priono, mantan Direktur Koperasi Universitas Jember dan perwakilan dari Dinas Koperasi & UKM Kabupaten Jember.
<>Rais Syuriah PCNU Jember, KH. Mansur Sholih dalam sambutannya berharap agar kelak koperasi tersebut benar-benar ditangani secara serius dan profesional agar bisa berkembang. Walaupun selama ini NU terkesan kurang serius jika menangani sesuatu, tapi untuk soal koperasi, KH. Mansur mewanti-wanti agar ditangani dengan sungguh-sungguh.
“Percayalah, insyaallah kalau semua ditangani dengan tepat guna, maka koperasi itu akan berdaya guna. Selama ini tidak ada koperasi yang memadai dalam menyediakan kebutuhan petani. Misalnya soal kelangkaan pupuk kemarin, semua jadi kelabakan. Padahal, kalau kita punya jarigan, pupuk bisa kita dapat,” Kiai Mansur.
Sementara itu, Ketua LPNU Jember, Zaenuri, menandaskan bahwa dalam kurun waktu setahun ke depan, pihaknya masih akan melakukan sosialisasi ke tiap-tiap MWC. Menurutnya, sosialisasi itu penting untuk memberikan pemahaman yang komplit tentang koperasi kepada calon anggota.
“Dengan pemahaman yang komplit itu, mereka akan menjadi anggota militan, sehingga tidak mudah patah. Itu modal utama koperasi,” tegas Kiai Mansur.
Dalam sosialisasi kemarin, disepakati bahwa simpanan pokok anggota biasa Rp. 2,5 juta, dan simpanan wajib Rp. 50 ribu/bulan. Sedangkan anggota luar biasa, simpanan pokoknya Rp. 100 ribu, dan simpanan wajibnya Rp. 10 ribu/bulan (ary).
Terpopuler
1
Bolehkah Janda Menikah Tanpa Wali? Ini Penjelasan Ulama Fiqih
2
544 Orang Tewas dalam Gelombang Protes Iran, Amerika Pertimbangkan Opsi Militer
3
Guru Dituntut Profesional tapi Kesejahteraan Dinilai Belum Berkeadilan
4
Dakwaan Hukum Terhadap Dua Aktivis Pati Botok dan Teguh Dinilai Berlebihan dan Overkriminalisasi
5
KontraS Soroti Brutalitas Aparat dan Pembungkaman Sipil Usai Indonesia Jadi Presiden Dewan HAM PBB
6
Nikah Siri Tak Diakui Negara, Advokat: Perempuan dan Anak Paling Dirugikan
Terkini
Lihat Semua