Sumenep, NU Online
Penyunatan dan penyelewengan beras miskin telah menjadi rahasia umum di kabupaten Sumenep. Namun yang di meja hijaukan sangat minim. Ketua PCNU Sumenep H. A. Pandji Taufiq mengatakan, mengambil hak orang lain hukumnya haram.<>
"Raskin yang tidak disampaikan kepada yang berhak menerima hukumnya haram," katanya pada acara pembukaan Publik Jearing yang diselenggarakan Lakpesdam NU Sumenep, Selasa (29/5) di Pendopo Kecamatan Dengkek.
Hal itu dilandasi banyaknya penyelewengan penyalurang raskin yang belum sampai secara utuh kepada rakyat miskin.
"Saya harap kepada pemerintah, harus jeli dalam menangani ini," tegasnya.
Pada tahun 2011 sedikitnya 500 ton raskin untuk kepulauan Sapeken raib.
"Tapi ada 500 ton yang diduga tidak sampai. Ada yang tidak beres," kata Ketua Komisi Pemerintahan DPRD Sumenep, Abrori Manan, sebagaimana dikutip laman Tempo belum lama ini.
Redaktur : Sudarto Murtaufiq
Kontributor : M. Kamil Akhyari
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Syukur Batin dan Syukur Lahir: Mengakui Nikmat dan Menggunakannya untuk Taat
2
Khutbah Jumat: Isi Hati dengan Maaf, Bukan dengan Dendam
3
Khutbah Jumat: 2 Sikap Hidup yang Menjadi Ladang Kebaikan
4
Ketua Umum PBNU Terima PP IPNU-IPPNU, Kongres November Diminta Respons Tantangan Era AI
5
Hasil Muktamar Ke-35 NU Segera Disosialisasikan ke PWNU dan PCNU
6
Khutbah Jumat: 3 Cara Menggunakan Harta yang Baik Menurut Imam Al-Ghazali
Terkini
Lihat Semua