Surabaya, NU Online
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Jawa Timur memberikan penghargaan kepada siswa-siswi madrasah berprestasi. Pemberian penghargaan tersebut dilangsungkan dalam acara Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke-73 di aula Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Kamis (03/01).
Dalam kesempatan itu, Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Haris Hasanudin berharap agar pelajar madrasah tidak merasa minder bila berhadapan dengan pelajar umum atau siapapun.
"Siswa-siswi madrasah jangan minder saat berkompetisi. Keluarkan segala potensi kalian," tukasnya saat menyerahkan penghargaan.
Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir prestasi siswa-siswi madrasah terus meningkat dalam berbagai bidang disiplin keilmuan. Hal tersebut menandakan bahwa sistem pengajaran dan pendampingan di madrasah berjalan lancar serta sukses.
"Kita berikan piagam penghargaan dan ada uang pembinaannya juga. Mudah-mudahan semangat. Dari Jombang ada siswa MI Al-Mursyidah yang juara wushu Internasional. Ada MAN 3 dan MTsN 3 kategori madrasah inovatif," tambahnya.
Salah seorang siswa yang mendapat penghargaan tersebut adalah M Bahrur Rochim. Siswa Madrasah Ibtidaiyah Al-Mursyidah Mancilan, Kecamatan Mojoagung, Jombang ini berhasil menjadi juara pertama kejuaran Kung Fu Internasional di Nusa Dua, Bali beberapa waktu lalu. Ia mengalahkan lawan-lawannya dari Taiwan, Hongkong, China, Singapura dan negara lainnya.
"Ini buah kerja keras latihan selama ini. Akhirnya murid kita juara pertama di Bali kemarin. Ia latihan dua kali dalam seminggu," ungkap guru pendampingnya, Ahmad Efendi kepada NU Online.
Efendi menyebutkan semua anak bisa berprestasi bila rajin berlatih dan belajar. Dikatakannya, siswa-siswi madrasah sekarang hebat-hebat dan pintar-pintar. Bahkan beberapa siswa-siswi madrasah Jombang berhasil menjadi juara robotik di Singapura.
"Peserta didik dari madrasah punya kelebihan yang luar biasa dibanding siswa-siswi lainnya. Kelebihan yang mencolok yaitu iman dan taqwanya luar biasa. Sehingga akhlaknya juga bagus-bagus. Tinggal dikembangkan dan dibimbing yang bagus," tandasnya (Syarif Abdurrahman/Aryudi AR).
Terpopuler
1
Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Penentuan Tuan Rumah Gunakan Empat Kriteria
2
KH Nurul Huda Djazuli: Saya Cinta NU, Saya Tak Ingin Melihat Pengurus Bertengkar, NU dan Pesantren Harus Menguatkan
3
Ketum PBNU: Barokah Kiai Sepuh, Munas dan Konbes NU di Ploso Berjalan Sukses
4
Presiden Prabowo dan 1.500 Undangan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan
5
Rais Aam PBNU Apresiasi Hasil Pembahasan Munas-Konbes NU 2026
6
Berikut 5 Rekomendasi Munas-Konbes NU 2026 Terkait Pendidikan
Terkini
Lihat Semua