Pelajar NU Pangenan Bentuk Komisariat di Pesantren Gedongan
NU Online · Ahad, 12 Februari 2017 | 06:00 WIB
Pengurus harian Pimpinan Anak Cabang (PAC) Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Pangenan Kabupaten Cirebon terus berupaya melebarkan organisasi di sekolah dan pesantren. Mereka membentuk komisariat di MTs dan MA Manbaul Hikmah dan SMP, SMK, dan MA As-Shighor Pondok Pesantren Gedongan, Pangenan, Cirebon, Sabtu (11/2).
IPNU dan IPPNU yang berbasis pesantren dinilai cocok untuk membentuk komisariat di sekolah tersebut. Terbentuknya komisariat di sekolah itu diharapkan mampu merangkul sekolah-sekolah yang berada dalam naungan pesantren.
Pengasuh Pesantren Gedongan KH Mamad Sugiarto berharap, siswa dan siswi sekolah itu dapat aktif dan menjadi anggota IPNU dan IPPNU yang loyal, massif, dan progresif. Dia mengatakan, sudah banyak sekali kader IPNU dan IPPNU di Kabupaten Cirebon yang menjadi tokoh penting.
Ketua IPNU Kabupaten Cirebon Muhammad Mu'min melalui Wakil Ketua Kaderisasi Hamdan Tsani Tyo mengatakan, IPNU dan IPPNU dinaungi berkah ulama sehingga siapapun yang ikhlas berkhidmat di IPNU dan IPPNU niscaya akan menjadi seorang tokoh dan mendapat keberkahan.
Menurut Ketua IPPNU Kabupaten Cirebon Nurjannah, pembentukan komisariat-komisariat di sekolah bertujuan untuk regenerasi tunas NU dan keberlanjutan roda pergerakan di organisasi NU ke depannya. Untuk itu, Nurjannah bertekad membentuk sedini mungkin komisariat di setiap sekolah demi keberlanjutan organisasi NU ke depannya.
“Proses regenerasi pimpinan NU dimulai dari sekolah-sekolah. Kalau kami berhenti melakukan pengkaderan, maka proses regenerasi pemimpin NU akan terputus,” ujarnya.
Namun, untuk membentuk komisariat IPNU dan IPPNU di sekolah, menurutnya, butuh perjuangan keras. Hal itu dikarenakan ada sebagian pelajar yang masih belum mengerti dan tidak memahami apa dan bagaimana IPNU dan IPPNU. Namun, pihaknya berjanji untuk terus melakukan sosialisasi mengenai organisasi pelajar NU itu.
“Apapun yang terjadi kami akan terus membentuk komisariat IPNU-IPPNU di sekolah-sekolah,” pungkasnya. (M Syakir Niamillah/Alhafiz K)
Terpopuler
1
Pemerintah Tetapkan Idul Adha 1447 H Jatuh 27 Mei 2026
2
Tim Hisab Rukyat: Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H Penuhi Kriteria MABIMS, Idul Adha Diperkirakan 27 Mei 2026
3
Hilal Terlihat, PBNU: Idul Adha 1447 H Rabu, 27 Mei 2026
4
Menhan Sebut Seluruh Kabupaten di Jawa Akan Dikawal Batalyon Teritorial pada 2026
5
Ambruknya Rupiah Dinilai Tekan Rakyat Kecil, DPR Soroti Harga Kebutuhan Pokok
6
Rupiah Terus Melemah, Anggota DPR Minta Gubernur BI Mundur dari Jabatan
Terkini
Lihat Semua