Perguruan Tinggi NU Makin Dibutuhkan Masyarakat
NU Online · Selasa, 23 September 2014 | 12:00 WIB
Kudus, NU Online
Keberadaan Perguruan Tingga Nahdlatul Ulama (PTNU) yang mengembangkan ajaran Islam Ahlussunnah Wal jamaah (Aswaja) semakin dibutuhkan masyarakat. PTNU dibutuhkan bukan hanya kalangan nahdliyin melainkan dari mancanegara.
<>
Demikian yang disampaikan Ketua Pengurus Pusat Lembaga Perguruan Tinggi NU H.Noor Ahmad pada acara Wisuda ke 3 Akademi Kebidanan Muslimat NU Kudus di Hotel Griptha, Sabtu (20/9).
Noor Ahmad mengatakan PTNU mempunyai ciri ajaran Aswaja yang menanamkan nilai-nilai Islam rahmatal lil alamin. Banyak diantara masyarakat indonesia dan tokoh mancanegara merasa kagum akan eksistensi perguruan tinggi Nahdlatul Ulama yang semakin tumbuh berkembang.
"Belakangan, PTNU berbasis Aswaja sedang dicari-cari banyak orang karena mereka cocok dengan ajaran Islam rahmatal lil alamin yang dikembangkan PTNU," ujarnya.
Ahmad mencontohkan Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) Semarang yang masih menyembunyikan ideologi Aswaja-nya diminta seorang asesor akreditasi untuk menampakkan secara terang-terangan dan jelas jati diri tersebut pada visi misi universitas yang dipimpinnya. Bahkan, Duta Besar negara Philipina dan Thailand juga akan memberikan beasiswa mahasiswa sebagai apresiasi terhadap perkembangan Unwahas.
"Sekarang tidak perlu ditutupi, kalau bisa Aswajanya ditulis yang besar dalam visi misi karena itu menjadi ciri khas perguruan tinggi NU," kata Rektor Unwahas.
Di depan civitas Akademika akbid Muslimat NU ini, Ahmad mengajak semua pengelola untuk selalu bekerja keras dan bertanggung jawab meningkatkan kualitas PTNU. Berbagai komponen yang tidak terpisahkan dari NU diharapkan bersama-sama membesarkan perguruan Tinggi milik NU.
"Sekarang ini, insya Allah menjadi era kebangkitan NU sehingga perguruan tinggi ke depan akan semakin lebih baik," tandasnya. (Qomarul Adib/Abdullah Alawi)
Terpopuler
1
Khutbah Jumat: Menyambut Dzulhijjah dengan Semangat Beribadah
2
Khutbah Jumat: Sejarah dan Keutamaan Hari Jumat sebagai Sayyidul Ayyam
3
LF PBNU Rilis Data Hilal Awal Dzulhijjah 1447 H, Idul Adha Berpotensi 27 Mei 2026
4
Rentetan Pembubaran Nobar Film 'Pesta Babi' Picu Kritik dan Perdebatan Publik
5
Khutbah Jumat: Jangan Iri Hati Ketika Orang Lain Lebih Sukses
6
MK Sebut Jakarta Masih Berstatus Ibu Kota Negara, Lalu IKN?
Terkini
Lihat Semua